Menolak Tenggelam, Ratusan Warga Terdampak Rob Padati Jalur Pantura Demak – Semarang

Demak, 8/12 (BeritaJateng.net)- Hujan deras tak menyurutkan ribuan masyarakat pesisir pantai yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Rob (Gempur) untuk melakukan aksi demo yang berlangsung didepan gedung DPRD kabupaten Demak.

Dalam aksinya, mereka meminta kepada wakil rakyat segera turun kelapangan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat terdampak rob khususnya di wilayah kecamatan Bonang, dimana hampir setiap hari selalu terjadi yang berdampak pada aktifitas warga menjadi terganggu, hal tersebut dikatakan koordinator aksi Syarifuddin Fahmi.

” Rob sudah semakin meluas dan itu setiap hari terjadi, harusnya wakil rakyat turun dan melihat secara langsung bagaimana air rob menyengsarakan warga pesisir pantai,” ucapnya.

Selain meminta wakil rakyat datang ke lokasi terdampak rob, aksi demo yang sempat memacetkan jalur utama Pantura Demak-Semarang tersebut menuntut lima hal yang harus dilakukan bupati dan wakil rakyat.

Kelima hal tersebut diantaranya, menuntut Blue print penanganan rob, meminta bupati dan DPRD mempresentasikan tanggul laut, normalisasi sungai dan jalan utama Bonang sebagai jalur ekonomi warga dan menolak audiensi.

” Kami meminta agar bupati dan DPRD untuk segera merealisasikan tuntutan kami, apabila tidak ditanggapi maka kami akan datang dengan masa yang lebih banyak,” ucap koordinator aksi.

Sementara itu menurut Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet dihadapan ribuan pendemo mengatakan jika dalam mengatasi rob tidaklah mudah, dimana dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit dan tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat.

” Kita tidak mau berbohong bahwa penanganan rob harusnya ditangani secara konferhensif dalam artian butuh kerjasama baik dari pemerintah desa, kabupaten provinsi hingga pusat,” tutur Ketua DPRD.

Selaku ketua DPRD dan sekaligus ketua DPC PDIP mengakui jika saat sekarang kondisi air pasang yang melanda empat kecamatan diantaranya Bonang, Wedung, Karangtengah dan Kecamatan Sayung sangatlah tinggi, dirinya berjanji dihadapan ratusan pendemo akan segera turun kelapangan bersama bupati dan instansi terkait lainnya untuk berdialog dengan warga.

” Senin (12/12) depan kita akan turun kelapangan untuk berdialog dan mencari solusi yang tercepat dalam menangani rob yang terjadi,” pungkas ketua DPRD Demak. (BW/El)

Leave a Reply