Home Nasional Menkumham Akan Copot KPLP Dan Tiga Sipir LP Banceuy Usai Ditetapkan Jadi...

Menkumham Akan Copot KPLP Dan Tiga Sipir LP Banceuy Usai Ditetapkan Jadi Tersangka

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly.

Jakarta, 27/4/16,(Beritajateng.net)–Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly akan mengganti Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dan tiga sipir LP Banceuy, Bandung, Jawa Barat usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Resor Kota Besar Bandung.

Yasonna menuturkan, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kewenangan penanganan keempat staf LP Banceuy tersebut kepada pihak kepolisian. Meski demikian, ia mengaku telah mengirimkan Inspektorat Jenderal Kemenkumham untuk mengikuti perkembangan kasusnya.

“Ada indikasi dugaan melakukan kekerasan, empat orang. Ya biarlah disidik oleh polisi. Dan mereka ini akan ditarik, kami cabut, tidak lagi jadi KPLP dan staf, kami ganti. Sedang dicari siapa yang baik di situ,” ujar Yasonna di Kantor Kemenkumham Jakarta, Selasa (26/4).

Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Angesta Romano Yoyol mengatakan, pihaknya telah menetapkan empat orang tersangka pemicu kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Banceuy, Kota Bandung. Empat tersangka terdiri dari tiga orang sipir berinisial R, G, dan L dan Kepala Pengamanan LP Banceuy berinisial K.

mereka diduga menganiaya narapidana Undang Kosim. Meski penganiayaan tak mengakibatkan Undang tewas, namun itu memicu napi yang lain mengamuk dan membakar penjara. Akibatnya bangunan penjara dan beberapa kendaraan hangus terbakar.

“Dari hasil autopsi memang ditemukan luka memar dan lecet-lecet pada bagian tubuhnya, jadi ada unsur penganiayaan,” katanya.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Barat Komisaris Besar Prio Kuncoro mengatakan, dari hasil autopsi ditemukan luka lecet pada jenazah Undang.Namun ia menegaskan, luka tersebut bukan jadi penyebab kematian Undang.

Penyebab kematian narapidana 54 tahun itu adalah sumbatan di leher akibat jeratan yang membuatnya kekurangan oksigen.

“Kematian Undang akibat trauma benda tumpul dan pada bagian leher terdapat jeratan yang menyebabkan tersumbatnya pasokan oksigen dan berujung kematian,” katanya.

Undang juga ditemukan tewas tergantung. Namun untuk memastikan apakah Undang gantung diri atau digantung orang lain, akan didalami penyidik kepolisian.

“Jadi korban mati tergantung. Apakah gantung diri atau sebab lain penyidik yang akan mendalaminya,” kata Prio.

Kakanwil Menkum HAM Jabar I Wayan Sukerta mengatakan Kondisi terakhir di Lapas Banceuy pascakerusuhan dan pembakaran, saat ini sudah kondusif dan masih dijaga oleh petugas dari pihak Kepolisian Kota Besar Bandung.

“Sudah kondusif dan namun masih dalam pengamanan petugas kepolisian,” katanya. (Bj50)