Home Headline Menjadi Tempat Prostitusi, Pasar Hewan Dirasia Satpol PP

Menjadi Tempat Prostitusi, Pasar Hewan Dirasia Satpol PP

Ilustrasi

Razia PSK

Jepara, 20/03 (Beritajateng.net) –  Aksi kejar-kejaran antara petugas satpol pp dengan pekerja sek komersial (PSK) warnai rasia pekat di Pasar Hewan Kecamatan Keling, Kamis Malam. Para PSK yang sedang mangkal di pasar hewan berhamburan mengetahui mobil Petugas Satpol PP tiba.

Dalam rasia tersebut, seorang psk berhasil tertangkap sedangkan sejumlah psk lainnya berhasil lolos dari kejaran. Setiap malam hari, Pasar Hewan di Keling beralih pungsi menjadi tempat protitusi liar.   

Kasatpol PP Kabupaten Jepara Trisno Santoso mengatakan, rasia PSK ini digelar menyusul informasi masyarakat, jika Pasar Hewan di Keling menjadi tempat prostitusi liar. Menurut Trisno, minimnya lampu penerangan di sekitar pasar hewan justru disalah fungsikan sebagai tempat prostitusi liar.

“Kami mendapat informasi masyarakat tentang adanya prostitusi di Pasar Hewan ini. Kondisi penerangan yang minim menjadi tempat mangkal para PSK liar, tutur Trisno.

Selain merasia PSK di pasar hewan, petugas juga melakukan rasia pekat di sejumlah toko dan tempat karaoke di wilayah Kecamatan Donorojo. Berbagai jenis minuman keras termasuk jenis miras oplosan yang dikemas dalam plastik, berhasil disita petugas.

Ditempat karaoke, petugas bukan hanya mendapati minuman keras, namun juga menyalahgunasan ijin usaha. Ijin usaha yang seharusnya sebagai rumah makan, justru digunakan sebagai tempat karaoke.

Sutrisno menegaskan, rasia pekat tersebut bertujuan untuk mewujudkan ketertiban dan ketentraman masyarakat di Jepara.

“Keberadaan miras menjadi musuh bersama yang harus diberantas. Kegiatan ini kita gelar untuk mewujudkan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,” jelas Trisno.

Oleh petugas, mereka yang terkena rasia hanya didata dan diberi peringatan. Jika dikemudian hari masih melakukan hal serupa, pemilik toko maupun pemilik tepat karaoke akan ditindak pidana ringan. (BJ18)