Home Headline Mengaku Debt Collector, Rampas Sepeda Motor

Mengaku Debt Collector, Rampas Sepeda Motor

Hendiyana alias Hendi-pelaku yang mengaku debt colector.

Cilacap, 12/7 (BeritaJateng.net) – Unit Reskrim Polsek Dayeuhluhur, Polres Cilacap berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor. Dari pengungkapan tersebut petugas menangkap Hendiyana alias Hendi (37) yang tercatat merupakan warga dusun Sumanding Desa Mekarsari Banjar, Jawa Barat.

“Awalnya kami mendapatkan informasi dari korban bernama Yayat (39). Dia merasa ditipu oleh pelaku dan mengalami kerugian berupa satu unit Yamaha Mio M3 nomor polisi Z-6613-YM dan uang tunai sejumlah Rp 5 juta” kata Kapolres Cilacap AKBP Ulung Sampurna Jaya melalui Kaposlek Dayeuhluhur AKP Ponijan, Selasa (12/7).

Dalam laporannya, korban mengaku peristiwanya bermula pada Minggu (12/6) saat pelaku mendatangi rumahnya di Dusun Ciawitali Desa Panulisan Timur Kecamatan Dayeuhluhur Cilacap.

“Pelaku menanyakan status sepeda motor Yamaha Mio M3 milik korban yang mengalami tunggakan setor selama 3 bulan. Pelaku mendatangi korban dan mengaku sebagai debt collector dari CS Finance,” ungkap Kapolsek.

Karena merasa takut, korban merelakan sepeda motornya dibawa oleh pelaku dengan modus leasingnya. Pelaku juga menawarkan untuk membantu pelunasan BPKB dengan cara ikut lelang seharga Rp 5 juta.

“Karena tertarik, akhirnya korban memberikan sejumlah uang yang diminta pelaku, namun setelah di tunggu beberapa hari tidak ada kabar dan saat di cari pelaku selalu menghindar” jelasnya.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata tidak ada proses lelang di CS Finance. Dari laporan ini, polisi bergerak memburu pelaku dan berhasil menangkapnya pada Minggu (10/7) lalu. Kala itu pelaku Hendiyana sedang berada di Desa Bangunsari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis Jawa Barat.

Atas perbuatanya pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP dan 372 KUHP mengenai Penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman hukum 4 tahun penjara. Barang bukti berupa satu lembar kertas yang bertuliskan tanda terima uang titipan pelunasan unit Yamaha Mio M3 sebesar Rp 5 juta dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio sporty tahun 2011 warna Hijau disita untuk proses penyidikan.

“Kami masih menyelidiki dan mengembangkan kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor yang mengatasnamakan dari Finance. Karena ngga menutup kemungkinan masih ada korban yang lainnya,” jelas AKP Ponijan seraya menghimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum yang mengatasnamakan leasing dan akan mencabut kendaraan atau menawarkan kemudahan dalam proses pelunasan kredit. (BJ33)