Home Nasional Meneg PP-PA Yohana Yembise, UU Perempuan dan Anak Harus Ditegakkan 

Meneg PP-PA Yohana Yembise, UU Perempuan dan Anak Harus Ditegakkan 

MenteriSolo, 12/6 (BeritaJateng.net) – Kasus yang menimpa anak usia 8 tahun Angelina asal Bali yang semula dilaporkan hilang ternyata ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan di kubur di bawah kandang ayam di rumahnya menyita banyak perhatian.

Termasuk Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) Yohana Yembise yang sempat mengunjungi rumah Angelina namun ditolak masuk  oleh ibu angkat Angelina.

Ditemui saat resepsi pernikahan putra Presiden Jokowi, Yohana mengaku kecewa dengan sikap Kepolisian yang telah memulangkan Margareta Megawe (ibu angkat Angelina) dan anaknya. 

“Polisi jangn buru-buru pulangkan mereka. Harus di lakukan ivestigasi yang lebih serius lagi dari,” jelasnya Kamis (12/6/2015) malam. 

Yohana juga menegaskan bukan hanya pihaknya  saja yang meminta agar kasusnya di usut hingga tuntas bahkan Kementerian PAN, yakni menteri Yuddy Chrisnandi juga meminta hal yang sama pada pihak berwenang.

“Bagaimana juga saya akan kan pantau sendiri kasus ini sampai tuntas,” jelas Yohana Yembise kepada wartawan 

Harapannya lanjut Yohana agar  pelakunya mendapat hukuman berat, atas kasus hilangya nyawa Anggelina bocah cilik usia 8 tahun  dihukum seberat-beratnya.

Munculnya kasus Angeline terang Yohana makin menguatkan bahwa UU Perempuan dan Anak selama ini belum dijalankan dengan maksimal. Karena UU tersebut tidak dijalankan sama sekali.

“Kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seks pada anak masih saja terjadi. Hal tersebut  menandakan bila masyarakat masih saja seenaknya melakukan apa saja tanpa memiliki rasa ketakutan terhadap UU,” lanjutnya. 

Seandainya saja UU perlindungan perempuan dan anak ditegakkan, pastinya kekerasan tak mungkin terjadi. Sehingga untuk depannya.  UU perlindungan perempuan dan anak harus benar-benar ditegakan untuk melindungi mereka. (BJ24)