Home Hukum dan Kriminal Menakertrans Sebut BLK Banyak Yang Tidak Memenuhi Standart

Menakertrans Sebut BLK Banyak Yang Tidak Memenuhi Standart

Menakertrans

SOLO, 26/3 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 81 atau sekitar  29,35  persen Balai Latihan Kerja (BLK) yang dimiliki pemerintah daerah (pemda) provinsi/kabupaten/kota dalam kondisi memprihatinkan. Hal tersebut diungkapkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhammad Hanif Dhakiri dalam kunjungan kerjanya di Solo Jawa Tengah.

Muhammad Hanif Dhakiri menjelaskan sebagai solusinya Menakertrans berjanji akan memberi perhatian lebih bagi  BLK yang kondisinya kurang memadai untuk di gunakan sebagai tempat latihan kerja. 

“Berdasarkan hasil pemetaan kondisi yang sudah dilakukan maka kami akan memfokuskan pembenahan terhadap 81 BLK tersebut agar menjadi lebih bermanfaat dan tidak sia-sia,” jelas Hanif seusai  pelepasan alumni BBLKI Surakarta ke PT Pan Brothers Holding Company di Solo, Kamis (26/3/2015).  

Dalam waktu dekat pihaknya akan memperbaiki segala fasilitas yang dibutuhkan terkait dengan infrastruktur seperti menambah peralatan pelatihan juga meningkatkan kualitas dari pengajar. 

Perbaikan tersebut akan disesuaikan dengan standart 14 BLK milik Kemenaker yang kondisinya sudah baik. BLK milik kemenaker harus menjadi model percontohan dalam pembenahan BLK  nantinya.

“Meskipun anggarannya terbatas, kami tetap menyiapkan gedung, infrastuktur, instruktur, peralatan, dan subsidi program untuk peserta pelatihannya,” lanjut  Hanif.

Hasil dari pemetaan yang dilakukan Kemenaker kondisi 276 BLK milik pemerintah yang tersebar di seluruh Indonesia hanya 57 BLK (20,65 persen) dalam kondisi baik,  yakni  14 BLK milik Kemnaker dan 43 BLK milik Pemerintah daerah.

Hasil pemetaan itu berdasarkan kreterian penilain yaitu ketersediaan fasilitas gedung, kualitas dan kuantitas instruktur, program pelatihan, sarana dan prasarana pelatihan kerja, kapasitas pelatihan  manajemen dan kondisi keuangan BLK.

“Pemetaan kondisi BLK ini dilakukan sebagai bagian dari optimalisasi pelatihan kerja di BLK. Masih banyak BLK milik Pemda yang kondisinya memprihatinkan dan butuh perbaikan total,” pungkasnya. (BJ24)