Home Lintas Jateng Memahami Perjalanan Pemikiran Hukum Lewat Buku Karya Prof Adji Samekto

Memahami Perjalanan Pemikiran Hukum Lewat Buku Karya Prof Adji Samekto

P_20150525_105932

Semarang, 25/5 (BeritaJateng.net) – Setelah menelurkan buku tentang pemahaman hukum berjudul Ilmu Hukum dalam Perkembangan Pemikiran Menuju Postmodern (2012) dan Hukum dalam Lintasan Sejarah (2013). Pada tahun 2015 ini Prof. Dr. Adji Samekto, S.H, M.Hum kembali melaunching buku yang mengulas pemahaman perjalanan pemikiran hukum.

Bertempat di Patra Jasa Semarang Convention Hotel, buku berisi 200 halaman berjudul ‘Pergeseran Pemikiran Hukum Dari Era Yunani Menuju Postmodernisme’ karya Prof Dr FX. Adji Samekto,S.H. M.Hum. kerjasama Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dengan Program Doktor Ilmu Hukum Fak. Hukum UNDIP ini secara resmi di launching.

Dalam peluncurannya, buku bersisi Tujuh Bab ini secara simbolik di serahkan pada Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Drs. Ahmad Basarah, M.H.

“Menulis buku adalah aktualisasi diri, ini adalah bentuk ilmuan sekaligus guru besar yang bertugas menjadi pencerah bagi masyarakat,” kata Prof Dr FX. Adji Samekto,S.H. M.Hum dalam seminarnya.

Menurutnya, buku ‘Pergeseran Pemikiran Hukum Dari Era Yunani Menuju Postmodernisme’ memiliki tiga misi, yakni individual mision, social mision, dan institutional mission.

“Buku ini diharapkan dapat menyadarkan para pembelajar hukum, khususnya praktisi hukum bahwa untuk mewujudkan keadilan substansial, hukum tidaklah dapat dimengerti sebagai sekadar peraturan atau undang-undang semata,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, jika hukum sejatinya merefleksikan norma yang memuat nilai-nilai yang telah disepakati bersama.

Sementara itu, Dosen Fakultas Hukum Undip, Aditya Yuli Sulistyawan mengakui jika buku karya Prof. Adji Samekto layak untuk di baca siapapun.

“Uraian sistematis yang dituturkan dengan bahasa yang mengalir, menjadikan pembaca mudah memahami konten yang tersaji. Selain itu, padatnya informasi yang disampaikan, mampu mengisahkan perjalanan pemikiran hukum secara baik pada pembaca,” ungkap Aditya. (Bj05)