Home Headline Masuki Musim Penghujan, DPU Antisipasi Daerah Rawan Banjir di Semarang

Masuki Musim Penghujan, DPU Antisipasi Daerah Rawan Banjir di Semarang

228
Petugas melakukan pengawasan rumah pompa dan sungai melalui kontroling CCTV di DPU Kota Semarang.

Semarang, 20/10 (BeritaJateng.net) – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang mengantisipasi titik-titik daerah rawan banjir dan longsor di Kota Semarang saat musim penghujan

Berbagai langkah antisipasi banjir di Kota Semarang pun disiapkan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) memasuki musim penghujan tahun ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Sih Rianung mengatakan, DPU telah melakukan persiapan antisipasi banjir sejak dua bulan lalu.

Pemerintah Kota Semarang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 12 miliar untuk penanganan banjir dan rob di Kota Semarang.

Anggaran tersebut diantaranya untuk penyediaan stok material dan bahan bakar minyak, kegiatan normalisasi saluran, serta perawatan pompa karena pompa menjadi pengendali banjir yang utama. Saat ini normalisasi saluran masih terus berjalan. Setidaknya sudah sekitar 32 titik yang dilakukan pembersihan.

Menurutnya, penyebab utama banjir di Kota Semarang yaitu adanya sumbatan sampah maupun sedimentasi di saluran air.

Dia mengajak masyarakat untuk melakukan kerja bakti di lingkungan masing-masing setidaknya membersikan saluran dari sedimentasi maupun sampah.

“Kami harus dibantu masyarakat terutama sampah. Sampah yang dibuang ke saluran itu bukan ngalir ke laut tapi masuk ke screen dan pompa. Berakibat pompanya rusak, screen tertutup sehingga air membludak,” jelas Rianung, Selasa (20/10).

Rianung melanjutkan, DPU juga menyiagakan sekitar 87 CCTV yang terpasang di rumah pompa. Begitu volume air meningkat, DPU bisa segera melakukan tindakan. CCTV tersebut dapat dipantau dari ruang kontrol DPU maupun Sitroom Pemkot

“Pemasangan CCTV cukup efisien. Saya bisa memantau dari jauh. Kalau pompa belum dijalankan bisa terdeteksi,” ujarnya.

Dia juga telah membagi petugas ke dalam beberap shift di setiap UPTD agar bersiaga selama musim penghujan ini.

Ada beberapa wilayah yang menjadi perhatian DPU pada musim hujan terutama di wilayah bawah antara lain Genuk, Jalan Gajah, Tlogosari, Muktiharjo, Simongan, Jalan WR Supratman. “Di Genuk, kami buat tandor air, kami beri pompa masuk ke Tenggang,” ucapnya.

Sementara antisipasi banjir di wilayah atas, sambung Rianung, pembersihan saluran juga dilakukan. Pihaknya menyiapkan penanganan banjir wilayah atas dalam jangka panjang dengan membangun embung.

Dia melanjutkan, penanganan banjir di Kota Semarang juga dibantu oleh Pemerintah Pusat dimana saat ini normalisasi Sungai Beringin sedang dilaksanakan. Normalisasi BKT, BKB, Sringin dan Tenggang juga sudah dilakukan oleh Pemerintah Pusat.

“Pemerintah Pusat juga mau membangun pompa di Pasar Waru. Mudah-mudahan Desember selesai. Ada dua pompa kapasitas 1.000 meter per detik,” paparnya. (EL)