Home Ekbis Masuk Menengah Bawah, Equity Life Indonesia Kerjasama dengan Bank Jateng

Masuk Menengah Bawah, Equity Life Indonesia Kerjasama dengan Bank Jateng

Semarang, 18/8 (BeritaJateng.net) – Untuk menjual produknya masuk pasar menengah bawah, PT. Equity Life Indonesia bekerjasama dengan Bank Jateng.

Kerjasama yang ditandatangani bersama dalam bidang asuransi tersebut, bertujuan agar Bank Jateng dapat memposisikan sebagai perbankan yang menyediakan layanan dalam satu atap atau one stop shopping.

David Soetadi, selaku Chieff Officer PT. Equity Life Indonesia menyampaikan bahwa dalam Equity life Indonesia memang ada 4 jalur distribusi, yakni salah satunya bank Asuransi yang menjual produk dari Bank. Dan ada beberapa produk asuransi yang tidak dijual umum seperti pada kerjasama perbankan.

“Karena kita melihat bahwa segment asuransi itu cukup luas, yakni salah satunya nasabah-nasabah perbankan. Memang kalau untuk nasabah khusus perbankan ada kode etik tersendiri pada saat melakukan penjualan asuransi, biasanya kita membedakan jenis produk yang dijual. Jika produk yang dijual melalui bank itu biasanya lebih eksklusif, dan produk ini tidak boleh dijual di chanel lainya,” ungkapnya.

Menurutnya, peminat asuransi melalui perbankan dalam kurun waktu lima tahun lebih berkembang. Dan banyak perusahaan asuransi yang telah bekerjasama dengan perbankan.

“Saya kira lima tahun kebelakang pemasaran asuransi melalui perbankan itu cukup masif, dimana bank-bank besar sudah memulai menggandeng perusahaan asuransi untuk memasarkan produknya,” katanya.

Lanjutnya, bahwa bentuk kerjasamanya dengan Bank Jateng merupakan kombinasi antara produk tradisionnal dengan produk investasi atau unit link. Yang ada kepastian proteksi kepada nasabah dan kepastian hasil investasi optimal nasabah.

“Kita memang dari lima tahun yang lalu lebih fokus ke perbankan dengan konten lokal, karena lebih mudah budayanya dan kerjasamanya. Target kita memang masuk ke ekonomi menengah kebawah,” tuturnya.

David Soetadi menambahkan bahwa pihaknya menargetkan pada triwulan pertama mampu mencapai 1500an nasabah dan nilai premi sekitar tiga Milyar.

“Kita targetkan sekitar tujuh kali dari kerjasama perbankan daerah sebelumnya, yang biasanya sekitar 400an mungkin dalam triwulanan. Kita bisa target sekitar 1500an nasabah. Mungkin dari segi premi sekitar 3 milyar triwulan pertama ini,” tambahnya. (BJ06)

Advertisements