Home Headline Masjid Jami’ Al Haibah Semarang Diresmikan, Telan Anggaran Rp. 6,6 M

Masjid Jami’ Al Haibah Semarang Diresmikan, Telan Anggaran Rp. 6,6 M

SEMARANG, 8/4 (BeritaJateng.net) – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meresmikan masjid Al Haibah, di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Rabu (7/4/2021). Masjid tersebut dibangun menggunakan APBD Kota Semarang 2020 sebesar Rp 6,6 miliar.

Pada momentum peresmian masjid tersebut, dia mengajak masyarakat untuk menyambut Ramadan yang penuh berkah ini dengan memperbanyak ibadah.

Sebelum diresmikan, Masjid Al Haibah juga sudah digunakan untuk salat jumat, wajib, maupun sunnah. Pihaknya pun mempersilakan masyarakat menggunakan masjid ini untuk salat tarawih pada Ramadan nanti.

“Monggo kalau mau mengadakan tarawih, tapi saya minta saling menghormati, tidak boleh seenaknya sendiri. Tarawih sangay dianjurkan untuk menerapkan protokol kesehatan,” ucap Hendi, sapaannya.

Hendi melanjutkan, pertimbangan Pemerintah Kota Semarang membangun masjid tersebut yaitu belum adanya tempat ibadah yang representatif sepanjang jalur pantura di wilayah Ngaliyan.

Pemkot pun membangun masjid itu untuk mefasilitasi para pengendara agar dapat beristirahat di tengah perjalanannya.

“Ketika di perjalanan, mereka kecapekan, perlu istirahat solat. Kami menangkap hal tersebut. Ini dapat mengurangi kecelakaan jika pengendara bisa beristirahat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hendi menambahkan, Pemerintah Kota Semarang juga akan membangun Masjid Jami di wilayah BSB City.

Pembangunan akan dilakukan di lahan seluas satu hektar tanah pemberian hibah dari BSB City. Saat ini, pembicaraan hibah di tingkat aset telah selesai. Pemkot tinggal menganggarkan pembangunan masjidnya.

Ketua Takmir Masjid Agung Semarang, Hanief Ismail mengapresiasi Pemerintah Kota Semarang yang telah membangun Masjid Al Haibah.

Sebelumnya, pihaknya memang mengusulkan kepada wali kota membangun masjid di tepi jalan pantura. Nantinya, masjid itu akan dihibahkan kepada Masjid Agung Semarang. “Kami akan membentuk kepengurusan takmir yang mayoritas warga sini,” ucap Hanief. (Ell)