Home Headline Marwan Jafar Minta Tambahan Anggaran Rp10,6 Triliun untuk Kementriannya

Marwan Jafar Minta Tambahan Anggaran Rp10,6 Triliun untuk Kementriannya

image

Jakarta, 6/2 (Beritajateng.net) – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar meminta penambahan anggaran sebesar Rp10,6 triliun yang diperuntukkan bagi pelaksanaan program-program kementerian tersebut.

“Pengajuan yang terbaru, kami meminta penambahan Rp10,6 triliun. Anggaran sebelumnya Rp6 triliun. Jadi Rp16,6 triliun untuk 2015,” ujar Marwan, usai raker dengan Komisi II DPR di Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan dana tersebut diperlukan untuk pengentasan desa tertinggal maupun pemberdayaan masyarakat desa.

Saat ini terdapat 33.000 desa di 122 kabupaten yang termasuk dalam kategori tertinggal.

Terdapat enam kriteria daerah tertinggal yakni sumber daya manusia masih rendah, infrastruktur lemah, kapasitas fiskal kecil, aksesibilitas masih lemah, masih sedikit yang terjangkau listrik, dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupatennya rendah.

“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mengentaskan daerah tertinggal,” terang dia.

Selain itu, pada April setiap desa akan menerima dana desa sebesar Rp240-Rp270 juta.

“Besar kecilnya tergantung tingkat kemiskinan dan infrastruktur daerah itu.” Dana tersebut, lanjut Marwan, diharapkan digunakan untuk pembangunan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat desa.

“Desa juga mendapatkan dana dari APBD daerah. Setidaknya setiap desa mendapatkan Rp750 juta per tahun.” Ketua Komisi II DPR, Rambe Kamarulzaman meminta agar prioritas penyaluran dana desa disesuaikan dengan kebutuhan desa tersebut.

“Kemudian pengawasannya harus benar-benar dilakukan. Jangan sampai kepala desa masuk penjara karena dana desa itu,” imbuh Rambe.(ant/Bj02)

Advertisements