Home Nasional Maruarar Sirait: Isu SARA yang Merebak Diyakini Tak Bisa Rusak Kebhinekaan Masyarakat

Maruarar Sirait: Isu SARA yang Merebak Diyakini Tak Bisa Rusak Kebhinekaan Masyarakat

Ketua Taruna Merah Putih Maruarar Sirait membuka kirab budaya 'Pancasila Rumah Kita' di depan Balaikota, Jalan Pemuda Semarang.

Semarang, 20/11 (BeritaJateng.net) – Ketua Taruna Merah Putih  Maruarar Sirait tak khawatir dengan merebaknya isu SARA yang terjadi dibangsa Indonesia, karena isu tersebut diyakini tidak akan merusak jiwa Kebhinekaan Masyarakat.

“Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI merupakan negara yang dibentuk berdasarkan Pancasila, sehingga sudah menjadi komitmen warga negara indonesia untuk selalu menjadikan Pancasila sebagai harga mati,” ujar Ketua Taruna Merah Putih Maruarar Sirait Saat membuka Kirab Budaya Taruna Merah Putih di jalan Pemuda Semarang Minggu pagi.

Menurutnya, berbagai perbedaan yang ada di Indoensia mulai dari Etnis, Kebudayaan, Suku, dan Agama tetap harus dijaga dan dipertahankan karena bagian dari Bhineka Tunggal Ika.

Politisi Senior PDI Perjuangan ini juga menegaskan Bangsa Indonesia berdiri melalui 3 unsur, pertama Pancasila, kedua Demokrasi yang di tandai dengan bebas mengutarakan pendapat sesuai koridor yang benar, ketiga negara Hukum. Sementara isu SARA yang terjadi akhir-akhir ini di indonesia, Maruar Sirait meyakini masyarakat saat ini sudah dapat berpikir kritis dan tidak mudah terpengaruh.

Kegiatan kirab budaya yang dilaksanakan Taruna merah Putih ini pun diharapkan kembali memupuk rasa kebhinekaan masyarakat. Hal itu ditandai dengan banyaknya elemen masyarakat yang hadir dalam acara yang digelar, seperti di Bogor, Semarang dan nanti digelar di Subang.

Kirab Budaya Taruna Merah Putih hari ini digelar sebagai wujud kebersamaan dari berbagai kalangan untuk merawat Kebhinekaan yang ada di masyarakat. Hal ini ditandai dengan ribuan peserta yang ikut dari berbagai kalangan dan elemen masyarakat, bersatu padu menampilkan berbagai jenis kesenian kebudayaan dan simbol keagamaan.

Ribuan orang ikuti kirab budaya Semarang.
Ribuan orang ikuti kirab budaya Semarang.

Sekitar 10ribu peserta Minggu pagi memadati jalan Pemuda untuk melaksanakan Gelar Kirab Budaya Taruna Merah Putih, mereka berjalan dari depan kantor gedung balaikota menuju ke halaman DPRD Provinsi jawa tengah di jalan Pahlawan Semarang. Para peserta ini terdiri dari berbagai kalangan mulai dari unsur pemuka agama, organisasi masyarakat, KNPI, Karang taruna, pelajar, hingga Masyarakat umum.

Disela-sela kirab, Ketua DPD Taruna Merah Putih Jawa Tengah, Hendrar Prihadi meminta warga Semarang untuk tetap merawat kebhinekaan yang ada dibangsa indoensia.

Menurutnya warisan yang telah di berikan oleh pendiri bangsa, memproklamirkan bangsa besar yang bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI, hendaknya sebagai warga Negara sudah menjadi kewajiban untuk merawat simbol negara, salah satunya Pancasila dengan Bhineka Tunggal Ika. Sementara itu terkait dengan merebaknya persoalan isu Sara yang ada saat ini Hendrar Prihadi yang juga Walikota Semarang ini meminta agar semua elemen masyarakat tidak lagi mempersoalkan hal tersebut karena merupakan langkah kemunduran bangsa. (Bj)

Advertisements