Home News Update Manajemen PSMS Bertekad Kembalikan Kejayaan Klub

Manajemen PSMS Bertekad Kembalikan Kejayaan Klub

PSMSMedan, 30/1 (Beritajateng.net) – Manajemen PSMS Medan bertekad mengembalikan kejayaan klub sehingga mampu bersaing dengan tim-tim besar lainnya di kancah sepak bola nasional dan Liga Super Indonesia.

“Ini memang menjadi tekad kita bersama agar bagaimana PSMS tahun depan kembali bisa berlaga di Liga Super Indonesia,” kata CEO PSMS Sunardi A. di Medan, Sumut, Jumat.

Ia mengatakan, memang harus diakui untuk menjadikan PSMS kembali tumbuh menjadi besar seperti era zaman perserikatan bukanlah hal mudah seperti membalikkan telapak tangan.

Menurut dia, seharusnya seluruh komponen, tokoh sepak bola, masyarakat pecinta PSMS duduk bersama untuk membaur menjadi satu. Dengan adanya kekuatan tekad tersebut maka dapat melahirkan pemikiran-pemikiran untuk satu tujuan, yakni kemajuan PSMS Medan.

Untuk kemajuan PSMS ke depan, tambah dia, pola pembinaan usia muda terus dilakukan dan demikian juga halnya dengan kompetisi antar-klub harus terus berjalan.

Dengan rutinnya digelar kompetisi antar-klub tentunya diharapkan akan semakin banyak lahir pemain-pemain berkualitas, sehingga pada muaranya PSMS tidak akan pernah kehabisan bibit-bibit pemain yang handal dan tangguh.

Menurut mantan pemain PSMS era 80-an ini, dengan tidak berjalannya kompetisi antar klub, dampaknya berimbas terhadap pembentukan tim PSMS yang dipersiapkan untuk kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2015.

“Tanggungjawab kita sangat besar untuk mengembalikan kejayaan PSMS. Pelatih juga harus dengan kerjakeras mencari pemain yang benar-benar layak dan memenuhi kriteria untuk bergabung dengan PSMS,” katanya.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, PSMS Medan hanya bertarung di Divisi Utama, dan hal itu perparah lagi dengan beberapa kali terjadinya dualisme di tubuh manajemen klub kebanggaan masyarakat kota Medan itu.

Untuk itu, kata dia, sudah saatnya PSMS bangkit dan diharapkan kedepan tidak ada lagi konflik-konflik diinternal klub karena secara tidak langsung juga akan snagat berpengaruh pada “kesehatan” klub.

“Sudah seharusnya kita sebagai pengurus sepakbola Medan, pemerintah, stakeholder bisa berjalan seiring serta saling berkomunikasi karena masih ada hal yang lebih penting yang harus kita lakukan bersama, yakni kejayaan PSMS,” katanya.(ant/Bj02)

Advertisements