Home Headline Makna Hari Kartini Bagi Tia Hendi Ditengah Pandemi Covid-19

Makna Hari Kartini Bagi Tia Hendi Ditengah Pandemi Covid-19

469
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi.

Semarang, 21/4 (BeritaJateng.net) – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi, mengajak seluruh kartini masa kini untuk turut mendukung program Pemerintah Kota Semarang dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Meski Hari Kartini tahun ini tidak dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, menurutnya, banyak hal yang dapat dilakukan oleh kaum perempuan.

“Caranya tentu sesuai dengan kondisi keluarga masing-masing. Kalau bisa stay at home tetap di rumah saja dengan aktivitas yang menyenangkan. Apabila harus tetap bekerja, silakan bekerja tapi protokol kesehatan tetap dijaga. Sebagai kartini masa kini harus selalu peduli kesehatan diri dan orang lain,” papar Tia, sapaan akrab Ketua TP PKK Kota Semarang, Selasa (21/4/2020).

Hari Kartini tahun ini, lanjut Tia, juga bisa menjadi momen untuk lebih dekat dengan anak-anak di rumah.

Para kartini masa kini bisa berinovasi agar anak-anak tidak meras bosan saat berada di rumah.

Mereka juga harus memberikan pemahaman kepada anggota keluarganya bahwa pandemi covid-19 tidak bisa disepelekan.

“Tahun lalu, perayaan Hari Kartini masih ada upacara dan lomba-lomba. Ini memang berbeda dengan sebelumnya. Saat ini menjadi momen bahwa kita kaum perempuan bisa berkontribusi juga untuk memutus mata rantai covid-19. Momen ini membuktikan kita pemempuan turut berjuang,” tegasnya.

Memperingati Hari Kartini di tengah pandemi ini, pihaknya memang tidak melakukan banyak kegiatan. PKK berinisiatif membagi makanan kepada warga yang membutuhkan.

“Itu upaya kami dari PKK mendukung pemerintah memutus mata rantai penyebaran covid-19,” ucapnya.

Kepada para anggota TP PKK se-Kota Semarang, Tia juga sudah mengimbau untuk berada di rumah saja.

Segala kegiatan PKK juga ditunda. Namun, edukasi terkait pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan monitoring para pendatang tetap dilakukan meski melalui online.

Pemeriksaan jentik ke rumah-rumah sementara waktu tidak ada. Pihaknya meminta setiap rumah melakukan PSN secara mandiri kemudian dilaporkan. (El)