Home Headline MAKI: Kejagung Sembunyikan Kasus Setya Novanto Selama 11 Tahun

MAKI: Kejagung Sembunyikan Kasus Setya Novanto Selama 11 Tahun

image
Ketua MAKI

Semarang, 9/1 (BeritaJateng.net) – Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyayangkan Kejaksaan Agung yang menyembunyikan Status Setya Novanto dan Tanri Abeng dalam kasus Cesie Bank Bali.

MAKI telah mengajukan gugatan Praperadilan kepada Kejaksaan Agung dalam perkara penanganan korupsi tersebut yang telah memvonis bersalah Sahril Sabirin, Djoko Candra dan Pande Lubis.

“Setya Novanto dan Tanri Abeng statusnya dulu tersangka, tapi sampai saat ini tidak pernah sampai ke pengadilan,” ungkapnya dalam release yang diterima beritajateng.net, Jumat (9/1).

Persidangan Praperadilan, lanjutnya, telah dilaksanakan di PN Jakarta Selatan pada Rabu, (8/1) lalu dengan hakim tunggal Suwandi SH, MH.

Sehari setelahnya, Kejagung telah menjawab yang intinya kasus tersangka Setya Novanto telah diterbitkan SP3 pada 18 Juni 2003 melalui surat Nomor: Prin-35/F/F.2.1/06/2003 dan Tanri Abeng belum pernah di SP3.

“Ini menunjukkan bahwa terkuaknya SP3 mulai 2003, kejagung telah membuat rekor mampu menutupi SP3 selama 11 tahun. Sementara Tanri Abeng juga telah ditelantarkan menjadi tersangka tanpa proses sidang pengadilan selama 11 tahun,” jelasnya.

Karena itu, tambah Boyamin, hari ini MAKI menyerahkan bukti salinan putusan Sahril Sabirin, Pande Lubis dan Djoko Candra, yang menyebut keterlibatan Setya Novanto dan Tanri Abeng.

“Kami berharap kepada hakim PN Jakarta Selatan, agar  gugatan Praperadilan yang diajukan MAKI dapat dikabulkan,” tandasnya. (BJ013)

Advertisements