Home Headline Mahasiswa UNDIP Keroyok Wartawan

Mahasiswa UNDIP Keroyok Wartawan

Semarang, 4/11 (beritajateng) – Nasib naas menimpa Ricky Fitriyanto (34) warga Bukit Cemara Residen 9i, Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah yang merupakan wartawan Radar Semarang-Jawa Pos Group. Pasalnya, usai pulang dari kantornya, ia menjadi korban pengeroyokkan mahasiswa yang sedang mabuk. Akibatnya, ia mengalami luka memar diwajahnya.

Kedua pelaku pengeroyokan itu adalah Hary Kristian Barus (25) dan Anju Vrikles Harahap Laguboti (24). Keduanya mengaku mahasiswa semester 11 Fakultas Hukum UNDIP Semarang yang tinggal di Jalan Gondang Timur Nomor 2, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kedua pelaku hingga kini masih mendekam di sel tahanan Mapolsek Tembalang.

Informasi dihimpun menyebutkan, kejadian bermula pada Selasa (4/11) sekitar pukul 02.15 WIB korban pulang dari kantor redaksi Radar Semarang-Jawa Pos melintas di Jl. Prof Sudarto Tembalang, depan Pom Bensin sekitar Kampus Undip Tembalang.

“Saat itu ada dua lelaki berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Supra. Mereka melawan arus sehingga saya membunyikan klakson karena khawatir kalau menabrak saya,” ungkap Ricky di Mapolsek Tembalang.

Mendengar klakson tersebut, pelaku bukannya menepi tapi justru mengejar korban. Saat sampai ke Pos Satpam Villa Tembalang Jalan Bulusan Tembalang, pelaku kemudian memukul korban dengan tangan kosong sehingga mengenai bibir dan pipi sehingga mengalami luka memar.

“Saya dipukuli dan ditarik-tarik kaos saya hingga robek-robek. Mereka berdua membabi buta karena dalam kondisi mabuk,” paparnya.

Korbanpun sempat berteriak dan akhirnya beberapa warga sekitar perumahan keluar rumah dan satpam perumahan melaporkan kejadian itu. Korban dan kedua pelaku digelandang petugas polsek ke Mapolsek Tembalang.

“Kalau gak minta tolong saya bisa mati karena diuber pelaku sambil membawa paving untuk dipukulkan ke saya. Makanya saya langsung minta tolong ke warga dan satpam,” tuturnya.

Kemudian pelaku memukul kaca mobil dengan paving sehingga mobil korban mengalami retak. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Tembalang sekitar pukul 06.30 WIB. Laporan korban diterima oleh Aiptu Bambang SHN dan langsung disaksikan oleh Kapolsek Tembalang AKP Priyo Utomo SH, SIK. (wto/BJ)