Home Ekbis Lunpia Delight Perkenalkan Makanan Khas Semarang Ke Kancah Nasional

Lunpia Delight Perkenalkan Makanan Khas Semarang Ke Kancah Nasional

Owner Lunpia Delight Cik Mey bawa makanan khas Semarang, 'Lunpia' ke kancah Nasional
Owner Lunpia Delight Cik Mey bawa makanan khas Semarang, 'Lunpia' ke kancah Nasional
Owner Lunpia Delight Cik Mey bawa makanan khas Semarang, ‘Lunpia’ ke kancah Nasional

Semarang, 14/5 (BeritaJateng.net) – Tak ingin kembali diklaim sebagai warisan budaya milik negara lain, seorang penggiat kuliner Semarang memperkenalkan makanan asli Semarang, lunpia makanan yang berbahan rebung ini dibawa ke pulau Bali oleh Cik Mey Owner Lunpia Delight.

“Kebetulan teman komunitas ERCI ikut Jambore Nasional di Bali, ini merupakan kesempatan yang bagus untuk memperkenalkan lunpia sebagai khas kuliner Semarang kepada semua peserta Jambore yang hadir dari seluruh pelosok Indonesia,” kata Cik Mey saat penyerahan lunpia kepada komunitas ERCI Chapter Semarang, di Lunpia Delight.

Lunpia menurutnya dapat masuk dalam makanan warisan dunia yang diakui oleh UNESCO, karena makanan asli Semarang tersebut sudah dikenal banyak orang dan memiliki rasa yang khas. Oleh karena itu, di Bali menjadi kesempatan yang bagus dalam memperkenalkan lunpia dimata dunia.

“Di Bali banyak sekali turis mancanegara, disana lunpia tersebut di sajikan khusus dalam hidangan galadinner yang akan dinikmati semua anggota ERCI se Indonesia dan tamu umum baik lokal maupun turis,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu Lunpia Delight menyerahkan 100 lunpia basah setengah matang yang akan kembali dimasak sesampainya di Bali dan disajikan menjadi 400 potong lunpia saat galadiner Jamnas ERCI pada 15-17 Mei.

“Kita bawakan Lunpia basah setengah matang rasa original, sesampai di Bali nanti harus digoreng dan kita bawakan juga minyak goreng khusus agar rasa lunpia khas Semarang ini terjaga,” terangnya.

Sementara, perwakilan ERCI Chapter Semarang Nyoni Laksana mengatakan, pihaknya menjalin kerjasama dalam mempopulerkan kuliner khas Semarang lunpia, memilih Lunpia Delight lantaran makanan asli Semarang yang saat ini sudah menjadi generasi kelima lunpia Mataram.

“Selain rasa yang otentik dan asli Semarang, bahan isi lunpia rebung dan udangnya tidak amis dan rasa gurihnya. Lunpia ini juga sudah tersertifikasi Halal dari MUI jadi lebih aman untuk dikonsumsi semua lapisan masyarakat. Di Bali nanti kita kenalkan lunpia saat galadiner,” ujar Nyoni.

Keduanya berharap jika lunpia saat dikenalkan di Bali agar bisa lebih terangkat dan terkenal mendunia sehingga bisa lebih cepat di akui UNESCO nantinya.(BJ06)