Home Lintas Jateng Lubang Jalan Menganga Bahayakan Pengguna Jalan

Lubang Jalan Menganga Bahayakan Pengguna Jalan

Jalan rusak
Jalan rusak
Jalan rusak

Blora, 18/6 (BeritaJateng.net) – Jalan Gajah Mada Cepu tepatnya di depan Sekolah Tinggi Energi Mineral (STEM) Akamigas Cepu, merupakan salah satu titik Kerusakan jalan di wilayah Cepu, Kabupaten, Blora, Jawa Tengah, kondisinya sangat parah dan membahayakan pengguna jalan.

Di depan sekolah tersebut, badan jalan berlubang dengan diameter sekitar setengah meter dengan kedalaman 15 cinti meter (Cm). Padahal sekolah ini merupakan tempat untuk menimba ilmu bagi pelajar nusantara.

Akibat rusaknya jalan ini telah mengganggu pengguna jalan. Baik pelajar yang sedang mengenyam pendidikan di STEM Akamigas, maupun masyarakat umum.

Warga sekitar yang enggan disebut namanya mengaku, kerusakan jalan tersebut terjadi sejak lama. Bahkan, menurut dia, sejauh ini belum ada tanda-tanda perbaikan dari dinas terkait.

“Sudah lama, kalau pas hujan seperti blombangan,” tutur dia.

Pengguna jalan harus lebih berhati-hati jika melewati jalan tersebut. Karena lubang jalan yang cukup lebar dan dalam itu berada tepat sebelum belokan. Selain itu, jika hujan lubang menjadi titik genang yang mengganggu pengendara dan keindahan.

Dia berharap, pihak terkait segera memperbaikinya. Karena kondisi itu menjadikan citra pemerintah kabupaten (Pemkab) menjadi buruk di mata daerah-daerah di Indonesia. Sebab di STEM Akamigas banyak pelajar dari luar daerah Kalimantan, Papua dan daerah penghasil minyak lainnya di Indonesia.

“Hampir seluruh masyarakat di Indonesia bersekolah di sini, masak ya harus diberi pertunjukan jalan yang rusak,” imbuhnya.

Sumber tadi menduga, kerusakan jalan tersebut disebabkan seringnya dilewati kendaraan-kendaraan besar. Mengingat, tepat di sebelah STEM Akamigas merupakan depot bahan bakar pertamina.

Dikonfirmasi terpisah,  kepala UPTD Dinas Pekerjaan Umum Wilayah II Cepu, Wirastomo Wisnu, mengatakan, perbaikan jalan di wilayah tersebut merupakan program pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Blora. Sehingga pihaknya tidak memiliki kapasitas maupun kebijakan apapun untuk melakukan perbaikan.

Wirastomo menambahkan, sejauh ini belum ada pemberitahuan apapun dari Dinas Pekerjaan Umum Blora terkait perbaikan jalan tersebut. “Itu program Pemerintah Kabupaten, biasanya rutin setiap tahun,” kata dia. (BJ31)