Home Headline LSM AI Amankan 316 Tabung Elpiji 3 Kg asal Jatim

LSM AI Amankan 316 Tabung Elpiji 3 Kg asal Jatim

Jpeg
LSM AI Jepara dengan truk pengangkut gas bersubsidi dari Tuban, Jatim.(Bj18)

Jepara-29/01(Beritajateng.net) – Sebuah truk bermuatan 316 tabung gas 3 kg diamankan oleh anggota LSM AI (Aliansi Indonesia) Keling, Jepara, Kamis (29/1) dinihari, di Kelet, Keling, Jepara. Truk pengangkut gas elpiji 3 kg dikemudikan Antok bersama Pamuji warga Damarwulan, Keling.
buy Synthroid online https://buyinfoblo.com no prescription

Penangkapan ini dilakukan setelah anggota LSM AI Keling mengetahui jika gas bersubsidi tersebut diambil dari Tuban, Jawa Timur. Dari segel pada tutup tabung gas sendiri bertuliskan PT. AL BEDR HELMY RIZA JL. Raya Soko Purnomo, Tuban.

Ketua DPC LSM AI, Jepara, Bambang Supriyanto menyatakan, penangkapan ini dilakukan berawal dari kecurigaan selama ini telah terjadi pemasokan gas elpiji 3 kg ke wilayah Keling, dengan harga yang tak lazim yakni  Rp 22.500,-.

Setelah beberapa waktu melakukan penelusuran, anggota LSM AI membuntuti truk bernopol B 9835 KO yang biasa  mengangkut gas Elpiji 3 Kg tersebut. Pengambilan gas elpiji 3 kg berlangsung di sebuah pencucian mobil di daerah Tuban.

“Memasuki wilayah Kelet, akhirnya anggota kami menghentikan truk tersebut bersama petugas Polsek Keling. Ternyata isinya tabung gas elpiji 3 kg. Kami tidak bisa memastikan dari mana asalnya. Segelnya juga mencurigakan. Selanjutnya kami serahkan kasus ini ke Polisi,” jelas Bambang Supriyanto.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Jepara, AKP Maryono menyatakan, seluruh barang bukti sudah dibawa ke Mapolres Jepara, pada Kamis sore.
buy albuterol online https://buyinfoblo.com/albuterol.html no prescription

Selanjutnya, Polres Jepara akan menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan. Sejauh ini pihaknya hanya bisa memberikan pernyataan seperti itu.

“Sementara hanya itu yang bisa kami sampaikan.
buy vibramycin online https://onlineandnewblo.com/vibramycin.html no prescription

Kasus ini sudah diambil alih atau dilimpahkan ke Polres Jepara. Bagaimana dan apa yang sebenarya masih akan diselidiki,” ujarnya.(Bj18)