Home Headline Lima Peserta Tes P3K di Blora Laporkan Kecurangan ke Posko Pengaduan

Lima Peserta Tes P3K di Blora Laporkan Kecurangan ke Posko Pengaduan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Hendi Purnomo

BLORA, 12/10 (BeritaJateng.net) – Isu kecurangan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), oleh Pemerintah pusat di Kabupaten Blora menjadi kasak kusuk para peserta tes paska pengumuman hasil seleksi, pada Jumat (8/10).

Pada masa sanggah selama tiga hari 10-12 Oktober hari ini, ada lima peserta yang merasa dirugikan, datang melaporkan ke posko Pengaduan di Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Hendi Purnomo mengatakan, terkait ada permasalahan dilapangan memang ada beberapa yang sudah mengadu ke Dinas. Namun terkait P3K adalah kewenangan Pusat, Dinas hanya memfasilitasi pelaksanaan tes saja.

“Terkait P3K ini memang ada beberapa peserta yang datang kesini menyampaikan permasalahan dilapangan, perlu kami jelaskan sedikit P3 K ini kan sudah diumumkan, dan selama tiga hari 10 -12 adalah masa sanggah, hari ini terakhir. Terkait dengan tugas, kewenangan kami hanya menfasilitasi pelaksanaan tes. Terkait yang lain, penilaian, pengumuman dan hasil sanggah itu kewenagan pusat,” ungkap Hendi (Selasa, 11/10).

Akan tetapi, lanjut Hendi, pihaknya tetap akan melayani, dengan membuka Posko Pengaduan dilantai 2 Dindik Blora Bidang Pendidikan, untuk peserta P3K yang merasa dirugikan.

“Di posko itu nanti permasalahan dilapangan bisa di urai, di sanggah ini peserta bisa mengadu melalui akunya masing masing. Namun semua itu kewenangan pusat, dikabulkan atau tidak itu juga kewenagan pusat,” jelas Hendi.

Terpisah Bupati Blora H. Arief Rohman mengatakan, ada beberapa peserta P3K yang mengadu melalui WhatsAppnya dan pihaknya sudah membuka ruang Sanggah ,di posko pengaduan.

“Kalau memang nanti terbukti ditemukan kecurangan, ya kita evaluasi. Kalau ada yang punya bukti fakta manipulasi ijasah atau data lainya, karena kita ada masa sanggah, ini ada yang sudah melaporkan ke posko, akan menjadi bahan kita, kalau itu memang benar ya akan kita evaluasi,” tegas Bupati.

Sebelumnya Pada Senin, (11/10) kemarin, Aries Eko Siswanto selaku ketua Persatuan Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT/ PTT) ( Progata) Blora menyampaikan ada manipulasi data, atau kecurangan dalam pelaksanaan tes P3K.

Salah satu kecurangan tersebut adalah banyaknya manipulasi data pengabdian yang diduga dilakukan sejumlah kepala sekolah.

Ketua Progata Aries Eko Siswanto memaparkan manipulasi data pengabdian itu dilakukan agar para guru honorer yang baru mengabdi bisa mendapat data pokok pendidik (Dapodik) untuk ikut dalam test P3K.

“Sesuai aturan Diknas kan guru yang sebelum mengabdi 12 Maret 2019. Setelah itu kan gak bisa. Tapi oleh kepala sekolah itu kayak dimanipulasi sebelum 12 Maret, agar masuk dapodik. Karena kalau sudah masuk dapodik kan otomatis bisa terdaftar,” kata Aries saat melaporkan dugaan kecurangaj itu ke Dinas Pendidikan, Senin (10/10).

Setidaknya sudah ada 2 dugaan kecurangan yang ia terima. Diantaranya di SDN 2 Tempellemahbang dan SDN 2 Turirejo di Kecamatan Jepon.

“Informasinya yang di SDN 2 Turirejo ini anaknya pengawas. Dia bahkan bisa dikatakan tidak guru mengabdi. Karena jarang datang, kadang datang tiap hari Sabtu saja, bahkan kadang juga tidak pernah datang. Tapi kemarin waktu test dia lolos. Inikan merugikan guru yang sudah lama mengabdi disana,” terangnya.

Namun, Kata Aries untuk kasus di SDN 2 Turirejo ini, guru honorer tersebut sudah mengajukan surat pengunduran diri.

“Mungkin dia tahu salah. Makanya langsung mengundurkan diri. Makanya hari ini kita laporkan ke Diknas untuk disanggah. Tapi bisa disanggah apa tidak karena dia sudah dinyatakan lolos ujian,” ujarnya.

Sementara untuk kasus di SDN 2 Tempellemahbang, kata Aries terjadi kecurangan yang sama. Bahkan guru honorer tersebut diketahui baru mengabdi tahun 2020.

“Makanya ini banyak teman-teman guru yang protes. Seharusnya kan sudah tidak bisa,” ungkapnya. (/

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seven − three =