Home Headline Lima Pemuda Mabuk Diamankan Polisi

Lima Pemuda Mabuk Diamankan Polisi

Mabuk

Semarang, 10/3 (BeritaJateng.net) – Jajaran Polrestabes Semarang terus mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan yang semakin meresahkan masyarakat dan tak ragu lagi melukai bahkan membunuh korbannya. Selain melakukan razia dan patroli rutin, Jajaran Polrestabes Semarang juga telah menempatkan 30 pos tenda yang tersebar di sejumlah titik rawan aksi kejahatan.

Langkah ini diambil Kapolrestabes Semarang Kombes pol Djihartono untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat keluar rumah. Pendirian pos tenda tidak lain untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan yang biasa beraksi pada tengah malam. Tiap pos tenda di perkuat dengan empat anggota polisi bersenjata. Selain itu koordinasi antar polsek dengan polsek yang lain dirasa juga jauh lebih efektif untuk menekan angka kriminalitas.

Menurut Kasat Binmas AKBP. Nengah WD, tidak hanya pendirian pos tenda, dengan penerapan system hunting atau jemput bola di jam-jam rawan dengan menyebar anggota juga di giatkan dengan maksud dapat mendeteksi para pelaku kejahatan yang sudah kelewat batas dalam setiap melakukan aksinya.

“Dengan adanya pos tenda paling tidak bisa mengurangi pelaku kejahatan diantaranya perampasan, jambret,” ujarnya.

Dalam hunting Selasa dini hari (10/1) petugas berhasil mengamankan lima pemuda bertato yang sedang mabuk di pertigaan Genuk Kaligawe. Dilokasi polisi berhasil mengamankan satu botol ciu dan senjata pemukul yang diduga akan d gunakan untuk melakukan aksi kejahatan. Oleh petugas kelima pemuda tersebut langsung dibawa ke Mapolrestabes Semarang untuk menjalani pemeriksaan. (BJ15)