Home Headline Lima Kali Masuk Penjara, Residivis Curas Kembali Dibekuk

Lima Kali Masuk Penjara, Residivis Curas Kembali Dibekuk

image

Jepara, 22/4 (beritajateng.net) – Aslori alias Dul (38) warga Desa Geneng, Kecamatan Batealit, seorang residivis pencurian dengan kekerasan (Curas) kembali tertangka polisi. Sebelumnya tersangka telah lima kali masuk penjara karena kasus serupa.

Tersangka kembali tertangkap Satreskrim Polres Jepara, usai melancarkan aksinya di Desa Slagi Kecamatan Pakisaji Jepara bersama penadah hasil curian. Akibat kasus ini, Aslori terancam kembali masuk bui untuk kali ke enam.

Wakapolres Jepara Kompol Juara Silalahi menjelaskan, tersangka Aslori tersebut sudah beberapa kali melakukan aksi curas di beberapa wilayah di Jepara, seperti di Kecamatan Kalinyamatan, Pecangaan, Jepara Kota dan terakhir di Pakisaji. Setiap kali beraksi, tersangka tak segan-segan melakukan kekerasan terhadap korbannya.

“Kasus yang dilakukan sebelumnya sama, yaitu Curas. Kali ini sasaran pelaku di Kecamatan Pakisaji. Kami berhasil menangkap tersangka bersama barang bukti berupa uang sebesar Rp 12 juta, enam perhiasan emas dan satu kendaraan bermotor. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 75 jutaan,” ujar Juara Silalahi saat gelar perkara di Mapollres Jepara.

Lebih lanjut Juara menjelaskan, setelah berhasil membawa barang curian, tersangka mencekik korban. Barang hasil curian selanjutnya dijual ke Suparji Ali (41), warga RT 2 RW 2 Pecangaan, Batangan, Pati, yang berperan sebagai penadah.

“Selain tersangka Aslori, anggota kami juga mengamankan Suparji Ali, yang berperan sebagai penadah,” tambah Juara.

“Dari kasus ini tersangka dikenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” pungkas Juara.(bj18)