Home Hiburan Lestarikan Budaya Wayang dengan Festival Dalang Semarang 2016

Lestarikan Budaya Wayang dengan Festival Dalang Semarang 2016

Semarang, 25/4 (BeritaJateng.net) – Untuk melestarikan Kebudayaan Wayang, para peserta Festival Dalang Semarang 2016 mulai beraksi unjuk kebolehan di Gedung Seni Budaya Sobokarti Semarang, Senin (25/4).

Festival Dalang Semarang 2016 diikuti sekitar 45 dalang dewasa dan anak-anak. Dan penampilan para Dalang ini dimulai tanggal 25 hingga 30 April 2016 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh, Supono, selaku ketua panitia Festival Dalang Semarang 2016 dari Sobokarti bahwa sebelumnya Perkumpulan Seni Budaya Sobokarti mempunyai ide untuk membuat Festival Dalang, dan ternyata hal ini disambut oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Semarang.

“Dengan adanya Festival ini, harapannya dapat mempertahankan kubudayaan wayang di Indonesia. Dengan begitu kita harus lestarikan karena Wayang adalah budaya yang sudah diakui oleh dunia,” terangnya.

Lanjut Supono, dalam penampilan setiap harinya ada sekitar delapan Dalang, yakni empat Dalang anak-anak dan empat Dalang Dewasa. Rencananya acara ini juga akan diusulkan menjadi agenda tahunan di Kota Semarang.

“Untuk melestarikan budaya Dalang, kita berencana untuk membuat sekolah Dalang di Sobokarti. Kita akan ajarkan pendidikan dasar-dasar Dalang pada anak-anak, agar kedepan tak punah pengetahuan tentang Budaya yang sudah dikenal di Dunia ini,” tambahnya.

Sementara itu, Danang Lawu Sulistiono seorang Dalang Cilik menyampaikan bahwa dirinya mengikuti Festival Dalang Semarang 2016 tersebut, untuk melestarikan budaya Indonesia.

“Saya mainkan cerita Wayang Wiroto Parwo, dan sudah mempersiapkan selama seminggu,” ucapnya.

Selanjutnya, Dalang Cilik berumur 11 tahun asal Sambiroto Kecamatan Tembalang Semarang mengatakan bahwa dirinya sering berlatih dalang di Sobokarti setiap minggunya, dan dilatih Dalang Ki FX Sujito selaku gurunya.

Ia juga menerangkan bahwa dirinya sering mengisi acara wayang di beberapa kota besar, diantaranya yakni Semarang, Jakarta, Solo, dan Jakarta. (BJ06)