Home Ekbis Lapak Pasar Tak Ditempati, Pemkot Semarang Akan Tarik dan Kelola Sendiri

Lapak Pasar Tak Ditempati, Pemkot Semarang Akan Tarik dan Kelola Sendiri

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto meninjau pasar-pasar tradisional di Semarang

Semarang, 6/1 (BeritaJateng.net) – Dinas Perdagangan Kota Semarang menegaskan bahwa lapak-lapak di pasar di kota Semarang yang tidak segera ditempati maka akan diambil alih Pemkot Semarang. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto usai melakukan kunjungan disejumlah pasar tradisional di Semarang, Jumat (6/1).

“Kami targetkan tanggal 31 Januari 2017 mendatang semua pedagang sudah menempati lapak masing-masing di sembilan pasar tradisional. Di pasar Bulu contohnya, akan kami kumpulkan pedagang dan PPJP diberi sosialisasi dan diarahkan untuk segera menempati lapak-lapaknya,” ujar Fajar.

Ia menegaskan bahwa lapak yang tidak ditempati dalam waktu tiga hari ini akan ditarik atau diminta kembali oleh Pemkot Semarang. “Ini (kios,Red) kan milik pemerintah, jadi tidak digunakan oleh pedagang ya bakal di minta pemkot lagi,” tandasnya.

Fajar mengaku hal tersebut merupakan bentuk ketegasan Dinas Perdagangan agar pedagang ikut meramaikan aktifitas di pasar tradisional. “Saya ndak urusan kios itu punya siapa, pokoknya kami akan akomodir agar segera ditempati. Ibaratnya, pedagang sudah difasilitasi pemerintah kok ndak dipergunakan. Masih banyak yang butuh dan mau memanfaatkan lapak-lapak tersebut kok,” imbuhnya.

Tak hanya di pasar Bulu, ketegasan untuk menempati lapak tersebut juga berlaku untuk pedagang pasar Rejomulyo, pasar Waru, pasar Pedurungan dan pasar lainnya.

Pihaknya juga meminta kesadaran para pedagang akan kondisi pasar tradisional di Kota Semarang. Pemkot Semarang terus berusaha melakukan perbaikan fasilitas dan juga merevitalisiasi pasar agar lebih modern dan nyaman untuk kegiatan perdagangan. (EL)

Advertisements