Home Headline Langgar Prokes dan Jam Operasional, Tiga Karaoke Argorejo Ditutup

Langgar Prokes dan Jam Operasional, Tiga Karaoke Argorejo Ditutup

Satpol PP Kota Semarang menutup tiga tempat karaoke di Argorejo.

Semarang, 21/6 (BeritaJateng.net) – Akibat melanggar protokol kesehatan dan jam operasional, tiga tempat karaoke di Argorejo RT 4/4, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Senin (21/6) disegel Satpol PP Kota Semarang.

Ketiga tempat karaoke tersebut yakni Wisma Seven, Wisma Tiga Dewa dan Wisma New NN Music.

Camat Semarang Barat, Heroe Soekendar mengatakan bahwa pada Minggu (20/6) malam pihaknya telah melakukan patroli bersama tiga pilar bersama Polrestabes dan Kodim Semarang.

“Kami menemukan adanya pelanggaran prokes terutama terkait jam operasional diatas jam 22.00 masih banyak karaoke yang buka. Ada pula tempat karaoke yang gelap tapi didalamnya tetap beroperasi,” ujar Heroe usai mendampingi Kasatpol PP Kota Semarang melakukan penyegelan karaoke di Argorejo, Senin (21/6).

Dari patroli tersebut, pihaknya menemukan tiga tempat karaoke yang melanggar protokol kesehatan utamanya melanggar kerumunan dan tidak memakai masker.

“Kami selalu melakukan patroli ditempat-tempat usaha dan hiburan malam. Bahkan kami lakukan sosialisasi terus menerus pada PKL dan pedagang terkait waktu jam operasional dan prokes terus menerus,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, ada 179 tempat karaoke di Argorejo. Tiga karaoke yang dinilai telah melanggar protokol kesehatan dan jam operasional melebihi ketentuan telah disegel.

“Mereka (tempat karaoke,Red) sudah diberi kebebasan bahwa hiburan malam karaoke tetap buka hingga pukul 22.00 WIB. Bahkan sudah kita dibentuk Pakar (Paguyuban Karaoke Argorejo) agar menaati prokes sesuai perwal. Makanya semalam saya dapat laporan ada tiga karaoke yang melanggar prokes jam malam dan kerumunan serta tidak menggunakan masker,” katanya.

Fajar selalu mengimbau agar pelaku usaha, pelaku hiburan dan masyarakat umum mematuhi protokol kesehatan dan wajib 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas).

“Tolong ikuti aturan yang sudah dibuat pak Wali, jangan abai protokol kesehatan, jika ada yang melanggar maka akan kami tindak tegas dengan penutupan,” imbuh Fajar.

Pemerintah telah menggiatkan PPKM mikro, lanjut Fajar, bersama petugas gabungan dari kecamatan, Babinsa, Kapolsek, Danramil pihaknya rutin melakukan patroli.

“Jika ada yang melanggar maka kami lakukan penutupan dibawah kendali saya. Kota Semarang sudah maksimal PPKM Mikronya, namun jangan sampai mengabaikan prokes dan nakal kucing-kucingan melanggar aturan dengan buka diatas aturan jam operasional,” kata Fajar.

Fajar menjelaskan jika tiga tempat karaoke tersebut bisa buka kembali dengan syarat seluruh karyawan di tiga karaoke ini melakukan rapid atau swab dan terkonfirmasi negatif. “Setelah diketahui hasilnya, baru kami izinkan dibuka kembali,” tutur Fajar. (Ak/El)