Home Headline Lakukan Pungli, Kades Dicokok Polisi

Lakukan Pungli, Kades Dicokok Polisi

Semarang 04/02 ( Beritajateng.net) Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (SABER PUNGLI) Polda Jawa Tengah, menangkap seorang oknum kepala desa, di Kabupaten Brebes, karena melakukan praktek pungutan liar atau pungli terhadap warganya, dalam proses pembuatan sertifikat tanah. Oknum kepala desa bernama Mudakir, warga Dukuh Sanganjaya, Kelurahan Manggis Sirampok,Kkabupaten Brebes tersebut, telah memungut biaya di luar ketentuan atas warganya, dalam pengurusan sertifikat melalui program Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA), yang seharusnya gratis. Penangkapan terhadap Mudakir sendiri dilakukan pada 24 Januari lalu dan Polisi telah melakukan penahanan terhadap tersangka .

Menurut keterangan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi, Lukas Akbar Abriari, saat gelar kasus di kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, praktek pungli ini dilakukan tersangka Mudakir, sejak tahun 2016 lalu. Dalam praktek pungli ini, tersangka memungut uang senilai Rp. 1 juta kepada setiap warga yang mengurus pembuatan sertifikat tanah. Dari pengembangan kasus ini , diketahui terdapat 250 sertifikat yang diurus melalui program PRONA tersebut dan 210 diantarannya telah diserahkan kepada warga. “Tersangka melakukan aksi pungli ini sejak tahun 2016 lalu, korbannya sudah ratusan. Ini kamu dalami lagi, untuk mencari apakah ada korban lain yang belum terdata oleh kami,” jelas Lukas Akbar di sela sela gelar kasus ini.

Barang Bukti Pungli Kades
Barang Bukti Pungli Kades

Dari kasus pungli, oknum kepala desa ini, Ditreskrimsus Polda Jateng menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai senilai lebih dari Rp. 50 juta. Kwitansi pembayaran serta sertifikat tanah. Dalam kasus ini tersangka dijerat dengan Undang-Undang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dan diancam pidana maksimal 10 taun penjara. (BJ/NG).

Advertisements