Home Nasional Kunjungan Perdana Menteri Belanda ke Semarang, Ini yang Dibahas

Kunjungan Perdana Menteri Belanda ke Semarang, Ini yang Dibahas

SEMARANG, 22/11 (BeritaJateng.net) – Pertemuan antara Perdana Menteri (PM) Belanda, Mark Rutte dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, Ketua DPRD Jawa Tengah, Rukma Setyabudi dan sejumlah Forkopimda Jateng, membahas berbagai hal dan beberapa kesepakatan bersama. Pertemuan yang tertutup media tersebut, dilakukan sekitar 1,5 jam di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Selasa (22/11).

Usai pertemuan tersebut, PM Belanda, Mark Rutte menjelaskan bahwa pada pertemuan kali ini, membicarakan tentang penanganan masalah rob yang terjadi di pesisir Kota Semarang. “Dengan Gubernur Jateng, pertemuan ini membahas berbagai hal, seperti perlindungan pantai dan juga menjajaki kemungkinan pembuatan DAM lepas Pantai,” jelas Mark Rutte, usai pertemuan.

Selain membahas tentang penanganan rob di Kota Semarang, sejumlah kesepakatan-kesepakatan bersama juga dilakukan kedua belah pihak. Salah satunya mengenai pengelolaan Kota Lama yang berada di Kota Semarang.

“Kami juga membuat kesepakatan akan pengelolaan Kota Lama yang ada di Kota Semarang ini,” terang PM Belanda, Mark Rutte.

Sebelum bertemu Gubernur Jateng di Wisma Perdamaian, PM Belanda, Mark Rutte bersama rombongannya menyempatkan diri mengunjungi kompleks Makam Pejuang Belanda di Kawasan Kalibanteng. Selain itu, Mark Rutte juga mengunjungi Polder Banger yang dibangun atas kerjasama antara pemerintah Kota Semarang dengan pemerintah Belanda pada 15 tahun lalu.

Pada pertemuan kali ini, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menyatakan memang adanya berbagai kesepakatan bersama, diantaranya penanganan rob, pengelolahan dan penataan Kota Lama, dan juga kerjasama terkait investasi dan kebudayaan.

“Harapan PM Belanda, akan adanya investasi pola P to P (parlement to parlement), G to G (Government to Government), B to B (business to business), termasuk juga budaya,” singkat Ganjar.

Selain itu, pihaknya juga menawarkan kerjasama lain selain water management, yaitu transfer energy dan juga teknologi yang dimiliki belanda, serta di bidang perdagangan juga. (BJ 03)

Advertisements