Home Headline Krebo Kembangkan Komunikasi “Kucingan” dengan Masyarakat

Krebo Kembangkan Komunikasi “Kucingan” dengan Masyarakat

552

UNGARAN, 11/6 (Beritajateng.net) – Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Bambang Kusriyanto yang akrab disapa Krebo, saat ini melakukan serangkaian roadshow menemui para kepala desa per kecamatan. Program ini dilaksanakan untuk memantau penanganan Covid-19 di desa sekaligus membagi Masker kain. Disamping itu upaya ini juga dilakukan untuk menjalin komunikasi dalam rangka menyerap aspirasi yang berkembang di masyarakat.

“Komunikasi seperti ini sudah sering saya lakukan saat menjadi Ketua DPRD Kab Semarang. Sekarang dan seterusnya pun sama. Yang kita lakukan sederhana, saya menyebutnya “kucingan” yaitu kumpul, crito (cerita), mangan (makan),” ungkapnya dalam Silaturahmi dengan Kepala Desa se Kecamatan Ungaran Barat yang juga dihadiri Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kab Semarang Wisnu Wahyudi, Ari Dwi Setyanto, Hadi Wuryanto dan Bayu Himawan bertempat di salah satu rumah makan di kawasan Alun Alun lama Ungaran, Kamis (11/6).

Dengan gaya “Kucingan” ini dia yakin tidak ada persoalan yang tidak bisa diatasi. Disamping itu aspirasi yang berkembang di masyarakat bisa langsung diserap dan ditindaklanjuti. Pada kesempatan tersebut Krebo mengajak para Kepala Desa menggunakan kekuasaan untuk kesejahteraan rakyat karena kekuasaan merupakan amanah yang diberikan masyarakat.

“Kekuasaan yang kita miliki harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bukan untuk kepentingan pribadi, keluarga atau golongan saja,” katanya.

Pada kesempatan tersebut politisi PDI Perjuangan ini berpesan, kalau ada janji yang disampaikan semasa kampanye yang lalu dan belum diwujudkan, masyarakat khususnya para Kepala Desa diminta untuk mengingatkannya.

“Kalau ada janji yang belum saya wujudkan mohon saya diingatkan,” katanya.

Pada pertemuan dengan Kepala Desa yang sudah dilakukan di beberapa kecamatan sebelumnya, persoalan persoalan yang selalu muncul adalah belum dicaikannya Dana Bantuan Keuangan Desa yang berasal dari Pemprov Jateng. Berdasarkan pembicaraannya dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang dilakukan beberapa waktu yang lalu, jelasnya, dana tersebut tidak dialihkan untuk penanganan Covid-19 dan dijanjikan akan segera dicairkan.

“Gubernur menjanjikan akan segera dicairkan, saran saya kalau sudah cair, libatkan masyarakat dengan sistem Padat Karya,” bebernya.

Senada dengan Krebo, Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan, saat ini hampir semua kegiatan fisik yang bersumber dari APBD Kabupaten Semarang dipangkas untuk penanganan Covid-19. Dengan demikian satu satunya harapan dalam melaksanakan pembangunan adalah yang berasal dari bantuan keuangan provinsi disamping Dana Desa yang berasal dari pusat.

“Satu satunya harapan bantuan keuangan dari provinsi. Oleh karena itu saya mohon kepada pak gubernur dan Ketua DPRD Provinsi bisa segera mencairkan,” katanya.

(ADV)