Home Headline Krebo: Demokrasi Dibangun Untuk Kesejahteraan Rakyat

Krebo: Demokrasi Dibangun Untuk Kesejahteraan Rakyat

408

SEMARANG, 19/6 (Beritajateng.net) – Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Bambang “Krebo” Kusriyanto mengatakan, Demokrasi dibangun untuk kesejahteraan rakyat. Para Politisi harus memperjuangkan tercapainya kesejahteraan masyarakat yang diwakili.

“Esensi Demokrasi itu untuk kesejahteraan rakyat bukan untuk kepentingan para penguasa tanpa memikirkan rakyatnya,” ungkapnya dalam Silaturahmi Ketua DPRD Jateng dengan Kepala Desa se Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang di Resto Joglo Munding, Bergas Kabupaten Semarang, Kamis (18/6).

Krebo menjelaskan, salah satu buah dari proses Demokrasi adalah hasil pemilu legislatif dimana beberapa kader partai politik terpilih menjadi anggota legislatif baik di DPRD kabupaten/kota, provinsi maupun DPR RI. Keberadaan mereka harus membawa manfaat bagi masyarakat dan daerah pemilihannya.

”Anggota Dewan harus memiliki manfaat lebih bagi daerahnya. Kalau suatu daerah ada anggota Dewannya tapi pembangunannya tidak berjalan terus apa kerja anggota tersebut?,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan kepada para Kepala Desa, sebagai Ketua DPRD Jateng dirinya memiliki aspirasi yang seluruhnya akan diberikan kepada masyarakat di setiap desa. Pada tahun 2020, dana aspirasi yang menjadi haknya disalurkan seratus persen untuk desa desa di Kabupaten Semarang.

“Tahun ini semuanya untuk desa di Kabupaten Semarang, Untuk kabupaten lain di Dapil Jateng dua, tahun depannya lagi,” bebernya.

Sementara itu untuk Dana Bantuan Provinsi bagi Desa tahun 2020 ini, jelas Krebo, dipastikan tidak mengalami pergeseran untuk penanganan Covid-19. Pihaknya akan mendorong agar Gubernur Ganjar Pranowo segera mencairkan banprov tersebut.

“Saya paham, setelah anggaran fisik dari Pemkab Semarang dialihkan untuk penanganan Covid-19 maka harapannya Banprov ini bisa cepat turun. Saya akan dorong agar cepat dicairkan,” bebernya.

Selain masalah Banprov, pada kesempatan tersebut Krebo mengapresiasi kinerja para kepala desa yang dimasa pandemi Covid-19 saat ini menjadi garda terdepan dalam pemulihan ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah kerja keras mereka dalam mendata, mengupload dan menyalurkan bantuan sembako dari pemerintah baik kabupaten, provinsi maupun pusat.

“Masa perawatan kemarin yang menempati garda terdepan adalah petugas medis. Saat ini masuk dalam masa pemulihan sekalipun perawatannya juga masih berlangsung. Sekarang para Kades ini menempati garda terdepan. Saya terima kasih kemarin data penerima sembako dari pemprov sudah dikebut teman teman Kades,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Bantuan Sembako dari Pemprov Jateng sebanyak 48 ribu lebih untuk masyarakat di Kabupaten Semarang tidak dapat disalurkan karena data penerimanya tidak disetorkan Pemkab Semarang sesuai tenggat waktu yang diberikan. Namun setelah ada pendekatan yang dilakukan oleh Ketua DPRD Jateng akhirnya bantuan sembako tersebut akan diberikan pada tahap kedua di akhir Bulan Juni ini.

(NK)