Home Headline Korupsi Stok Beras, Mantan Kepala Bulog Semarang Ditahan

Korupsi Stok Beras, Mantan Kepala Bulog Semarang Ditahan

Mustofa Kamal, mantan kepala sub divre Bulog Semarang digelandang penyidik Kejati Jateng ke LP Kedungpane Semarang untuk menunggu proses persidangan.

Semarang, 25/7 (BeritaJateng.net) – Setelah menjalani pemeriksaan beberapa jam di Kejaksaan Tinggi (Kejati), mantan Kepala Sub Divre Bulog Semarang, Mustofa Kamal akhirnya resmi ditahan penyidik Kejati Jateng, Senin (25/7/2016).

Mustofa Kamal ditahan karena diduga terlibat dalam korupsi stok beras di Gudang Bulog Mangkang Kulon Semarang. Selama menunggu proses persidangan, Mustofa Kamal ditahan di LP Kelas I A Kedungpane Semarang.

Ketua Tim Penyidik sekaligus Jaksa Fungsional Kejati Jateng yang menangani kasus tersebut, Endeono mengatakan, penahanan dimaksudkan agar memudahkan pemeriksaan kasus. Ia mengaku telah memanggil sebanyak dua kali namun yang bersangkutan tidak hadir.

“Sudah kita panggil dua kali, terus yang ketiga kali ini langsung ditahan,” ujarnya di depan ruang pidana khusus.
firstcanadianpharm.com/wp-content/languages/new/priligy.html

Tersangka Mustafa, lanjutnya, berkaitan dengan kasus dugaan korupsi stok opname beras sebanyak 864,2 ton pada 2015 di Gudang Bulog Baru (GBB) Mangkang Kulon Sub Divre Semarang, yang menyeret mantan pimpinan instansi tersebut, Sudarmono.

“Kasusnya sama dengan Darmono (Sudarmono),” terang dia.

Disebutkan, mulai tahun 2016 Mustafa Kamal menjadi staf peneliti di Bulog Pusat. Ia selama ini tinggal di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur. Sebelum ditahan, Mustafa masih aktif bekerja sebagai staf peneliti.
firstcanadianpharm.com/wp-content/languages/new/cymbalta.html

Menurutnya, Mustafa dijerat karena diduga telah menyelewengkan stok dan mengganti kualitas beras.

“Jadi beras itu ada yang hilang, ada yang kurang terus kualitasnya jelek. Kerugian negara kurang lebihnya 6,3 ton,” tandasnya. (BJ)