Home Hukum dan Kriminal Korupsi Kemenakertrans KPK Panggil Empat Pejabat Daerah

Korupsi Kemenakertrans KPK Panggil Empat Pejabat Daerah

KPK

Jakarta, 6/3 (BeritaJateng.net) – Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil empat kepala dinas di daerah sebagai saksi kasus dugaan korupsi di Direktorat Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Kemenakertran tahun anggaran 2013-2014 dan dana tugas pembantuan 2014.

Empat kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi tersebut dari Pemkab Aceh Timur M Yasin, Pemkab Kayang Utara, Kalimantan Barat Untung Hidayat, Pemkab Konawe Murdiyanto dan dari Pemkab Rote Ndao Nusa Tenggara Timur Frederik SB Haning. Selain itu KPK juga memanggil Direktur PT Wirata Daya Muktitama Maryono Hadi Samyoto sebagai saksi.

“Mereka diperiksa sebagai saksi atas tersangka JM ((Jamaluddien Malik),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi Komisi Pemberantasan Korupsi, Priharsa Nugraha di Jakarta, Jumat.

KPK menyangkakan Jamaluddien dengan pasal 12 huruf e, huruf f atau pasal 23 UU No 13 tahun 1999 jo pasal 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 421 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 UU KUHP.

Pasal tersebut mengatur mengenai pegawai negeri atau penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Modusnya yang dilakukan Jamaluddien adalah dengan menguntungkan diri sendiri secara melawan hukum, menyalahgunakan kekuasaanya untuk memaksa membayar atau membayar dengan potongan terhadap sesuatu terkait kegiatan pada tahun anggaran 2013-2014 dan dana tugas pembantuan 2014 di Ditjen P2KT.

Penyidik KPK juga sudah melakukan penggeledahan di tiga tempat terkait penyidikan kasus tersebut pada 12-13 Februari 2015.

Lokasi pertama yaitu di Kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Jalan Taman Makam Pahlawan Kalibata Pasar Minggu Jakarta Selatan, rumah tersangka di Cinere Jakarta Selatan dan ruman mantan Direktur Perencanaan Teknis Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kemenakertrans Arsyad Nurdin di Jatibening Pondok Gede.

KPK menyita sejumlah dokumen dari tempat tersebut dan satu ‘treadmil’ karena diduga dari pemerasan.

Jamaluddien Malik melakukan tindak pidana tersebut saat menjabat di Kemenakertrans di bawah menteri Muhaimin Iskandar, namun saat ini direktorat yang dipimpin oleh Jamaluddien itu berada di bawah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di bawah kepemimpinan Marwan Jafar. (abt/BJ)