Home News Update Korban Tragedi Hercules, Pratu Ardianto Pagi-pagi Sempat Menelpon Ayahnya

Korban Tragedi Hercules, Pratu Ardianto Pagi-pagi Sempat Menelpon Ayahnya

image

Purbalingga, 1/7 (BeritaJateng.net)  – Selasa pagi (30/6) sekitar pukul 08.00, Budi Riyanto baru saja tiba di tempat kerjanya, Rumah Tahanan (Rutan) Purbalingga. Belum lagi sampai di ruangannya, telpon genggamnya berdering. Pada layar ponsel itu terpampang nama si penelepon, Ardi.

Melalui telepon itu, anak sulungnya, Prajurit Satu (Pratu) Ardianto Wibowo berpamitan karena akan ditugaskan di perbatasan.
“Siapa sangka, itu telepon terakhir Ardi kepada bapaknya,” kata paman korban Andri Supriyanto di rumah duka Desa Toyareka RT 01 / RW 03 Kecamatan Kemangkon Purbalingga, Rabu sore (1/7).

Pratu Ardrianto Wobowo merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Budi Riyanto (PNS Lapas Purbalingga) dan Artiyem warga RT 01 / RW 03 Desa Toyareka Kecamatan Kemangkon Purbalingga.

Pratu Ardianto menjadi salah satu korban jatuhnya pesawat Hercules A1310 milik TNI AU yang jatuh di Medan, Selasa siang kemarin. Tragisnya, anggota kesatuan elit Pasukan Khas (Paskhas) 462 TNI AU Pekan Baru Riau itu meninggalkan isterinya yang tengah hamil muda. Ardianto menikahi Tri Rejeki warga desa Langgar Kecamatan Kejobong Purbalingga pada Januari 2015.

Menurut Andri, korban merupakan anak yang berbakti, penurut dan berprestasi selama pendidikan, baik dari SMP, SMA maupun ketika menempuh pendidikan Sekolah Pertama Tamtama Prajurit Karir (Semata PK) di Adisumarmo Solo.  Sebelum meninggal Ardianto Wibowo bertugas di kesatuan Paskhas 462 TNI AU Pekan Baru Riau. Lulus dari pendidikan Samata PK tahun 2009.

Menurut paman korban, Andri Supriyanto, pada Rabu (1/7) malam, jenasah Ardi akan diterbangkan dari Lanud Suwondo Medan menuju Halim Perdana Kusuma Jakarta. Selanjutnya menuju bandara Ahmad Yani Semarang dilanjutkan ke bandara Adi Sucipto Jogjakarta. Dari bandara Adi Sucipto, jenasah akan diberangkatkan melalui perjalanan darat. Jenazah akan dimakamkan di pemakaman umum Desa Toyareka, tanah kelahirannya. (BJ33)