Home Lintas Jateng Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Menurun

Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Menurun

korban kecelakaan
korban kecelakaan
korban kecelakaan
korban kecelakaan

Kudus, 28/11 (BeritaJateng.Net) – Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, selama Januari-Oktober 2014 tercatat enam orang atau turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 48 orang.

“Adapun jumlah kasus kecelakaan selama Januari-Oktober 2014 tercatat 415 kasus dengan korban meninggal enam orang dan luka ringan 573 orang,” kata Kasat Lantas Polres Kudus AKP Billy Andha Hildiario Budiman di Kudus, Jumat (28/11).

Dari ratusan kasus kecelakaan tersebut, korban meninggal akibat kecelakaan terjadi pada bulan Januari 2014 tercatat ada dua orang, April 2014 tercatat satu orang dan Juni 2014 tercatat tiga orang.

Sementara jumlah korban yang mengalami luka berat selama Januari hingga Oktober 2014 nihil.

Kecelakaan yang terjadi selama ini didominasi pengendara sepeda motor yang mencapai 586 sepeda motor, sedangkan kendaraan pribadi tercatat hanya 46 kendaraan, sedangkan mobil beban tercatat 99 kendaraan.

Dari sisi usia, kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Kudus didominasi usia antara 16-25 tahun dengan jumlah mencapai 532 kasus, sedangkan usia 26-30 tercatat hanya 40 kasus dan usia 31-40 hanya 81 kasus.

Untuk menekan angka kecelakaan tersebut, kata dia, dibutuhkan dukungan masyarakat, terutama para pengendara untuk menaati tata tertib berlalu lintas.

Upaya meningkatkan kepatuhan pengendara yang dilakukan oleh Satlantas Polres Kudus, di antaranya lewat sosialisasi tertib berlalu lintas yang selama ini sering digelar di sekolah-sekolah serta masyarakat umum.

Operasi tertib lalu lintas yang digelar selama ini, dianggap bagian dari upaya mengingatkan masyarakat agar tertib berlalu lintas.

Untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya, Polres Kudus juga memasang rambu-rambu peringatan di sejumlah titik rawan kecelakaan, terutama di Jalan Kudus-Pati.

Dengan meningkatnya kepatuhan pengendara, diharapkan dapat menekan angka kecelakaan yang terjadi di jalan raya terutama dari kalangan pelajar. (ant/pri)