Home Lintas Jateng Korban Longsor Banjarnegara Kembali Ditemukan

Korban Longsor Banjarnegara Kembali Ditemukan

Longsor Banjarnegara

Banjarnegara, 5/2 (BeritaJateng.net) – Petugas yang tergabung dalam Posko Aju Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kembali menemukan jenazah korban longsor Dusun Jemblung, Desa Sampang.

“Korban yang diketahui bernama Karsiah (40), warga Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, ditemukan di Sektor I sebelah selatan, sekitar pukul 06.05 WIB, setelah bekas lokasi longsor diguyur hujan lebat sejak Rabu (4/2) sore,” kata Koordinator Posko Aju BPBD Banjarnegara Andri Sulistyo di Banjarnegara, Kamis.

Dia mengatakan identitas korban tersebut dapat dikenali dari ciri-ciri, berupa gigi ompong dan menggunakan celana dalam warna merah meskipun kondisi tubuh saat ditemukan sudah rusak.

Setelah berhasil diidentifikasi, kata dia, jenazah korban langsung dimakamkan di pemakaman Desa Sampang.

Dengan ditemukannya jenazah Karsiah, hingga saat ini jumlah jenazah korban longsor Dusun Jemblung yang telah ditemukan mencapai 101 orang.

“Hari ini, petugas gabungan akan dibagi menjadi dua tim. Satu tim bertugas menyingkirkan material lumpur dan bebatuan yang menyumbat jembatan darurat Dusun Jemblung, sedangkan tim lainnya melanjutkan pencarian korban yang terseret arus Sungai Urang, Desa Sijeruk, Kecamatan Banjarmangu,” katanya.

Ia mengatakan korban yang hilang akibat terseret arus Sungai Urang diketahui bernama Sahadi alias Panjul (53), warga Desa Sijeruk RT05/RW01, Kecamatan Banjarmangu.

Ia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (4/2), sekitar pukul 16.15 WIB, saat korban hendak pulang ke rumahnya setelah dari kebun.

Akan tetapi, saat menyeberangi Sungai Urang, kata dia, tiba-tiba terjadi banjir yang cukup besar sehingga menyeret tubuh korban hingga akhirnya dinyatakan hilang.

Andri mengatakan tim “Search and Rescue” (SAR) gabungan di Posko Aju BPBD Banjarnegara yang menerima informasi tersebut segera menuju lokasi kejadian guna mencari korban.

Oleh karena terjadi hujan lebat, upaya pencarian korban untuk sementara dihentikan dan dilakukan pemantauan di sekitar Jembatan Clangab, Banjarmangu.

“Sungai Urang merupakan pertemuan beberapa aliran sungai termasuk dari Dusun Jemblung. Hari ini, pencarian korban kembali dilanjutkan,” katanya.

Bencana tanah longsor yang melanda Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, pada Jumat, 12 Desember 2014, sekitar pukul 17.30 WIB, menimbun sekitar 35 rumah warga.

Jumlah warga Dusun Jemblung yang tertimbun longsor diperkirakan mencapai 108 orang. Jumlah tersebut belum termasuk warga luar Dusun Jemblung yang kebetulan melintas saat bencana itu terjadi.

Dalam operasi pencarian korban longsor yang dilaksanakan hingga Minggu (21/12) tercatat 95 jenazah berhasil ditemukan, 64 jenazah di antaranya teridentifikasi sebagai warga Dusun Jemblung.

Sebanyak enam jenazah korban longsor Dusun Jemblung ditemukan petugas gabungan secara bertahap di tempat terpisah sehingga secara keseluruhan jumlah jenazah yang ditemukan mencapai 101 orang. (ant/Bj)