Home Lintas Jateng Kontruksi Tak Kuat, Tanggul Pantai Ambrol

Kontruksi Tak Kuat, Tanggul Pantai Ambrol

image

Jepara, 8/4(Beritajateng.net) – Tanggul penahan gelombang di Desa Bulak Baru dan Desa Tanggul Kecamatan Kedung ambrol di sejumlah titik. Kerusakan tersebut disebabkan konstruksi tanggul yang tak kuat menahan gelombang selama musim baratan kemarin.

Petinggi Bulak Baru, Purwoko menjelaskan, tumpukan batu (bronjong) ambrol sehingga mempengaruhi konstruksi utama tanggul berupa susunan bis. Hampir semua semua grenjeng tersebut miring dan nyaris roboh.”Di beberapa titik bahkan sudah roboh. Akibatknya, susunan bis yang kami kira sudah kokoh ikut miring,” paparnya.

Untungnya, lanjutnya, gelombang di musim baratan lalu tidak terlalu besar. Sehingga proyek senilai Rp 449 lebih tersebut tidak seluruhnya roboh. Meski demikian, dengan kondisi yang ada saat ini, tanggul penahan gelombang tersebut dikhawatirkan tidak bisa bertahan lama. Pasalnya, musim baratan belum sepenuhnya usai. Selain itu, juga datangnya musim baratan di tahun-tahun yang akan datang dikhawatirkan mengirim gelombang yang kuat dan tinggi.

“Padahal proyek bantuan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa Tengah tersebut belum diserahterimakan. Pembangunan sendiri dimulai pada Juni 2014, dan selesai pada Agustus di tahun yang sama,” ungkapnya.

Menurutnya, miring dan ambruknya bronjong tersebut disebabkan pembangunannya tidak memiliki fondasi yang kuat. Tumpukan batu hanya diletakkan begitu saja tanpa adanya penggalian tanah terlebih dahulu.”Kami sebenarnya sudah memperingatkan kepada kontraktor. Tapi kami tidak tahu kenapa tetap dibangun seperti itu,” paparnya. (BJ18)