Home Ekbis Konsumsi Premium Turun 2 %, Solar Subsidi Naik 8 %

Konsumsi Premium Turun 2 %, Solar Subsidi Naik 8 %

Purwokerto, 9/6 (BeritaJateng.net) – Konsumsi premium di wilayah eks Karisidenan Banyumas, yaitu Banyumas, Purbalingga, Cilacap dan Banjarnegara menurun. Hanya Kabupaten Kebumen yang mengalami kenaikan. Sebaliknya, penggunaan solar subsidi justru naik hingga 8 persen.

Sales Exekutifve Retail BBM Pertamina Region IV, Warih Wibowo mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi tahunan, ada kecenderungan penggunaan premium turun hingga 2 persen.
www.mydentalplace.com/wp-content/languages/new/elavil.html

Hal ini menunjukan, banyak masyarakat yang beralih menggunakan pertamax maupun pertalite.
www.mydentalplace.com/wp-content/languages/new/xenical.html

“Konsumsi premium turun hingga 2 persen dan penggunaan pertamax naik sampai 24 persen. Untuk pertalite belum ada pembanding, karena belum setahun diluncurkan, tetapi sampai dengan bulan April 2016, penggunaan pertalite sudah mencapai 2.600 ribu kiloliter,” katanya.

Evaluasi dari Pertamina dan Hiswana Migas ini dilakukan setiap tahun. Dari data yang masuk, pada periode yang sama hingga April 2015, konsumsi premium di Kabupaten Banyumas mencapai 45,9 ribu kiloliter. Dan periode yang sama sampai April 2016, konsumsi premium turun hanya 45 ribu kiloliter.

“Data ini menunjukan sebagian konsumen premium beralih ke pertamax atau pertalite. Sehingga disparitas antara premium dan pertamax serta pertalite semakin kecil, “ kata Warih.

Berbeda dengan premium, konsumsi solar subsidi justru mengalami kenaikan hingga 8 persen. Pada periode sampai dengan April 2015, konsumsi solar subsidi di Banyumas mencapai 21.307 kiloliter. Dan para periode yang sama sampai bulan April 2016, konsumsi solar subsidi sudah mencapai 22.916 kiloliter.

Namun, pihak Pertamina memastikan stok solar subsidi masih mencukupi hingga akhir tahun, mengingat kuota untuk Kabupaten Banyumas mencapai 75.574 kiloliter. “Kalau diprosentase, penggunakan solar subsidi sampai bulan April 2016, baru 30 persen dari kuota. Jadi meskipun meningkat sampai 8 persen, tetapi kuota masih mencukupi, “ jelasnya.
www.mydentalplace.com/wp-content/languages/new/orlistat.html

(BJ33)