Home Headline Konflik Selesai, Ketua DPRD Jateng Lega

Konflik Selesai, Ketua DPRD Jateng Lega

Simages(18)

emarang, 14/11 (Beritajateng.net) – Konflik yang terjadi di tubuh Anggota DPRD Jawa Tengah selama tiga minggu terakhir antara kubu Fraksi PDI Perjuangan, PKB, PPP dan Demokrat dengan kubu Fraksi Gerindra, PAN, PKS dan Golkar akhirnya selesai.Rujuknya kedua kubu ini setelah dicapai kesepakatan dalam sharing pimpinan alat kelengkapan dewan dan disahkan dalam rapat paripurna yang digelarJumat siang (14/11).

Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi, mengaku lega dengan selesainya konflik yang cukup melelahkan ini. “Sudah lega mas, sekarang tinggal kerja ‘fullspeed’ untuk rakyat Jawa Tengah,” ungkapnya saat ditemui usai rapat paripurna di Gedung berlian DPRD Jateng.

Rapat paripurna yang digelar hari ini merupakan rapat paripurna ulang setelah paripurna yang digelar pada tanggal 2 November lalu dianggap tidak sah. Hal itu karena mendasarkan pada Tatib DPRD Jateng yang belum disahkan dalam lembaran daerah dan berujung aksi walk out empat fraksi yakni Gerindra, PAN, PKS dan Golkar.Pada rapat paripurna 2 November mengesahkan pimpinan alatkelengkapan dewan yang tidak melibatkan empat fraksi yang walkout.

Sebab itu proses pemilihan pimpinan alat kelengkapan dewan diulang dan menghasilkan komposisi sebagai berikut: Komisi A, Ketua Masruhan Syamsuri (PPP), Wakil Ketua Fuad Hidayat (PKB) danSekretaris Ali Mansyur (FPDIP).Komisi B, Ketua Chamim Irfani (PKB), Wakil Ketua Yudi Suncahyo (Golkar) dan Sekretaris Messy Widyastuti (PDIP)Komisi C, Ketua Asfirla Harisanto (PDIP), Wakil Ketua Sri Hartini(Gerindra) dan Sekretaris Tety Indarti (Demokrat)Komisi D, Ketua Alwin Basri (PDIP), Wakil Ketua Hadi Santoso, dan Sekretaris Jayus (PAN)Komisi E, Ketua AS Sukawijaya (Demokrat), Wakil Ketua Joko purnomo (PDIP),dan Sekretaris Hasan As’ari (PKB).Badan Pembuat Perda, Ketua Abdul Azis (PPP) dan Wakil Ketua Yudi IndrasIndarto (Gerindra) Badan Kehormatan, Ketua Bambang Haryantp Baharudin (PDIP) dan Wakil Ketua Kusdillah (Golkar).

Dengan selesainya penyusunan alat kelengkapan dewan ini maka diharapkan agenda kerja yang sudah menunggu bisa segera diselesaikan. Agenda tersebut diantaranya Pembahasan RAPBD 2015, Penyusunan Raperda yang belum selesai pada periode yang lalu serta agenda lain yang tidak kalah penting seperti melayani aspirasi masyarakat.(Nur/pj)