Home Lintas Jateng Kompor Gas Lupa Dimatikan, Dua Rumah Ludes Terbakar

Kompor Gas Lupa Dimatikan, Dua Rumah Ludes Terbakar

Petugas pemadam kebakaran dengan dibantu warga mencoba memadamkan kobaran api yang telah meludeskan rumah warga di Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu, Rabu (10/6).
Petugas pemadam kebakaran dengan dibantu warga mencoba memadamkan kobaran api yang telah meludeskan rumah warga di Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu, Rabu (10/6).
Petugas pemadam kebakaran dengan dibantu warga mencoba memadamkan kobaran api yang telah meludeskan rumah warga di Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu, Rabu (10/6).

Kendal, 10/6 (BeritaJateng.net) – Diduga akibat kompor gas meledak, dua rumah di perkampungan padat penduduk di Kaliwungu ludes terbakar, Rabu (10/6).

Kejadian tersebut sempat membuat kepanikan warga setempat, meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Dua rumah yang terbakar yakni milik Afifah dan Mujajidah yang merupakan warga RT 02 RW 08 Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu ini. Api cepat meludeskan rumah yang terbuat dari papan kayu ini langsung merambat ke rumah yang berada disebelahnya.

Warga mencoba memadamkan api dengan air seadanya, dan meminta bantuan pemadam kebakaran milik salah satu pabrik yang dekat dengan lokasi kejadian. Salah seorang saksi, Sobirin mengatakan api sendiri berasal dari rumah Afifah yang ditinggal pemiliknya ke pasar.

“Pemilik rumah sendiri, sebelum pergi meninggalkan rumah sebelumnya sempat memasak di dapur, namun lupa mematikan kompornya,” kata Sobirin.

Lanjutnya, warga yang kebetulan sedang duduk-duduk dekat rumah korban , sama sekali tidak menyangka akan kejadian tersebut. Sebab, tidak mendengar bunyi ledakan apapun, tapi tiba-tiba api membesar dari rumah milik Afifah.

“Warga pun seketika langsung kaget dan panik, begitu melihat api yang dengan mudah dan cepat langsung meludeskan rumah yang terbuat dari papan kayu tersebut,” ungkapnya.

Menurut Kepala Dusun Ngebum, Nur Kholis menuturkan jika posisi rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya pergi ke pasar. “Pemilik rumah mungkin lupa mematikan kompor gas elpijinya dan akhirnya meledak. Sehingga api dengan mudah cepat membakar rumah,” jelas Nur Kholis.

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kendal dan pemadam dari sebuah pabrik dekat lokasi kejadian serta warga setempat, berusaha melokalisir kebakaran agar tidak merambat ke rumah lainnya.

Dua mobil pemadam kebakaran dari BPBD dan satu unit milik PT Rimba Partikel Indonesia yang berada di Kaliwungu, berhasil memadamkan api selang satu  jam kemudian. Hingga, saat ini polisi masih memeriksa sejumlah saksi guna memastikan penyebab kebakaran.

Atas peristiwa kebakaran tersebut, pihak korban yang terlihat masih shock harus menanggung kerugian sendiri hingga mencapai puluhan juta rupiah. Dan kasus kebakaran ini masih dalam penanganan Polsek Kaliwungu Kendal.(BJ19)