Home Headline Komplotan Pembobol Konter Lintas Provinsi Dibekuk Polisi

Komplotan Pembobol Konter Lintas Provinsi Dibekuk Polisi

Curat Milenium

Kudus, 27/7 (Beritajateng.net)-Polres Kudus berhasil membekuk komplotan spesialis pencuri konter HP lintas propinsi. Hanya saja, otak pelaku yang merencanakan pencurian tersebut berhasil menghindari tangkapan dan sekarang masih dalam pengejaran.

Kapolres Kudus AKBP M Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Hepy Pria Ambara belum lama ini mengatakan bahwa, pelaku pembobol Toko HP Millenia Celluler (MC) di Jalan Veteran 11 Kudus pada 12 April 2015 lalu berhasil dibekuk. Tiga dari lima pelaku yang berhasil ditangkap sampai saat sekarang masih terus dilakukan pemeriksaan oleh penyidik.

Tiga pelaku yang sudah ditetapkan menjadi tersangka tersebut yakni Iwan (29) asal Desa Pondok Kaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Hendra Sabri (37) asal Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah Kodya Bogor, serta Jimmy (37) warga Jalan Kejaksaan V Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Tangerang, Banten.

”Dua pelaku lain yakni Mg (45) dan Am (46) keduanya asal Desa Cipapais, Kecamatan Cadasari Pandeglang yang diduga sebagai otak kejahatan masih dalam pencarian,” terang Hepy kepada awak media belum lama ini.

Ditambahkan, keberhasilan jajarannya membekuk para pelaku berkat pendalaman bukti rekaman CCTV yang ada diluar dan dalam toko  HP Millenia. Selain itu, keterangan sejumlah saksi serta hasil penyelidikan dan teknik lain yang dikembangkan petugas berhasil mengidentifikasi identitas pelaku dan akhirnya meringkusnya.

”Ketiga pelaku ditangkap dalam waktu hampir bersamaan. Diawali penangkapan Iwan pada Rabu (8/7) sekitar pukul 11.30 di rumahnya di Sukabumi kemudian Jimmy pukul 20.30 di Jl HOS Cokoraminoto dekat SPBU Larangan Tangerang lalu Hendra Sabri pukul 22.00 di sekitar rumahnya di Kelurahan Kreo, Larangan Tangerang,” jelasnya.

Selain menangkap tiga pelaku, anggotanya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah tang, satu HP merek Oppo warna putih, serta uang tunai Rp 4.350.000. Barang-barang tersebut dimanakan untuk kepentingan persidangan.

Dari hasil pemeriksaan, para tersangka mengaku mereka adalah bagian dari komplotan spesialis pembobol toko HP dan laptop antar provinsi. Dalam setiap aksinya, pasangan mereka selalu berganti-ganti tergantung situasi dan kondisi calon sasaran.

”Saat ini kami bekerjasama dengan Polres lain untuk pengembangan kasus tersebut,” tegasnya.

Sementara menurut pengakuan tersangka Hendra, sebelum beroperasi di Kudus komplotannya melakukan aksi di Jepara, Temanggung, Boyolali, Magelang, Tegal dan Bandung dengan otak pelaku Am. Sedang pembagian hasil kejahatannya di Kudus, Hendra mendapat bagian Rp 40 juta, Iwan Rp 41 juta dan Jimmy Rp 60 juta dan selebihnya dibawa Am.

Sedangkan menurut pengakuan Jimmy, aksi menguras isi toko di Kudus hanya butuh waktu dua jam membawa kabur barang senilai Rp 1,3 miliar. Sebagai eksekutornya Iwan, Hendra dan Mg yang masuk melalui tembok samping kanan toko yang telah dilubangi sekitar 40 x 30 cm.

”Am mengawasidi luar dan saya siaga dibelakang setir,” terangnya.

Seperti diberitakan, pada Minggu (12/7) komplotan ini menyatroni Toko HP Millenium Cell dan terekam circuit close television (CCTV). Ratusan HP android berbagai merek ternama berhasil digondol. Aksi tersebut baru diketahui pegawai pada Senin (13/7) ketika hendak membuka toko. (BJ12)