Home Hukum dan Kriminal Komplotan Pembobol Bank, Berhasil Diringkus Polisi

Komplotan Pembobol Bank, Berhasil Diringkus Polisi

Barang bukti dan para pelaku pembobolan bank

Semarang, 08,12 (Beritajateng.net) – Aparat Polrestabes Semarang, berhasil mengamankan pelaku pemberi bocoran identitas nasabah bank. Selanjutnya Polisi akan terus mengembangkan kasus ini, karena yakin masih banyak yang terlibat dalam kasus kejahatan perbankan ini. Kasus perbankan ini, adalah kasus pembobolan kartu kredit dan kredit tanpa agunan. Dalam kasus ini polisi baru menerima laporan dari tiga bank.
Pelaku pemberi bocoran identitas nasabah bank yang diketahui berinisial AS ini, berhasil diamankan aparat Polrestabes Semarang. AS yang merupakan warga Kota Semarang, akhirnya menyerahkan diri dengan diantar pihak keluarga, setelah aparat kepolisian melakukan pengejaran. AS diduga telah memberikan data identitas nasabah bank, kepada otak pelaku kejahatan perbankan bernama Muhammad Deky.

Salah satu pelaku pembobol bank
Salah satu pelaku pembobol bank

Dari sembilan bank yang menjadi korban pembobolan komplotan Deki baru tiga bank yang melaporkan. Ketiga bank tersebut adalah bank BII, Bank Mandiri dan Bank Standart Chartered.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan, pihaknya masih terus mendalami kasus ini, diduga masih ada pelaku lain selain ketiga pelaku yang berhasil ditangkap, termasuk asal usul data identitas nasabah bank yang didapat AS.”Kami tidak akan berhenti disini,saya yakin masih banyak yang terlibat,kami akan terus kembangkan,” jelas Kapolrestabes.
Kasus kejahatan perbankan, yakni pembobolan kartu kredit dan kredit tanpa agunan dengan memalsukan identitas ini, berhasil diungkap aparat Polrestabes Semarang. Sementara tiga pelaku yang berhasil diringkus adalah Muhamad Deky Nawawi, yang merupakan otak kejahatan perbankan ini,lalu ada Edy Prayitno dan Taufik alias Nurhadi alias Gondrong, yang merupakan warga Kabupaten Semarang.
Sembilan bank yang menjadi korban yakni, Bank Bukopin,Bank Danamon, Bank BNI, Bank CIMB Niaga, Bank BII, Bank HSBC,Bank Mandiri, Bank City Bank dan Bank Standart chartered, sementara jumlah uang yang diperoleh dalam aksi kejahatan mencapai Rp. 335 juta. (BJ/NG)

Advertisements