Home News Update Komisi VIII DPR RI Kaget, UN di MAN 1 Digelar Ditengah Genangan...

Komisi VIII DPR RI Kaget, UN di MAN 1 Digelar Ditengah Genangan Banjir

image

SEMARANG, 13/4 (Beritajateng.net)-Rombongan Anggota Komisi VIII DPR RI kaget ketika mendapati pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Semarang dilaksanakan ditengah suasana banjir. Air yang menggenang setinggi lutut orang dewasa menyebabkan siswa harus melepas sepatu menuju lokasi ujian.

Anggota Komisi VIII Endang Maria mengungkapkan, banjir di MAN sepertinya sudah berlangsung selama beberapa tahun namun tidak ada upaya mengatasi secara komprehensif. “Madrasah ini sepertinya tidak dilirik sama pemerintah setempat, sehingga kondisi seperti ini dibiarkan saja. Kasihan siswanya,” ungkapnya disela sela tinjauan, Senin (13/4).

Endang mengharapkan, sekalipun madrasah ini dibawah naungan Kementrian Agama, Pemkot Semarang. Dan Pemprov Jateng tidak mendiskriminasi karena sama sama milik negara dan mendidik tunas bangsa.

“Saya minta pemkot Semarang dan Pemrov Jateng tidak membedakan madrasah ini dengan sekolah umum dan harus segera melakukan  upaya nyata untuk mengatasi banjir disini,” tegasnya.

Mantan Anggota DPRD Jateng ini minta agar BPBD Jateng melakukan gerak cepat mengatasi genangan agar pelaksanaan UN tidak teerganggu.

Menanggapi hal tersebut Kepala BPBD jateng Sarwa Pramana yang mendapat kabar langsung menerjunkan 6 buah pompa penyedot air dan berjanji melakukan koordinasi untuk mengatasi masalah banjir secara permanen.”Saya minta maaf karena tidak mengetahui ada kejadian banjir disini. Saat ini langsung saya kirim 6 pompa agar air segera surut,” katanya. 

Kepala MAN 1 Semarang Malzum Adnan menjelaskan, banjir di sekolah terjadi akibat hujan yang turun semalam dan diperparah oleh saluran air yang tidak memadai. “Kami memiliki satu pompa dan sudah diopperasikan sejak jam 5 pagi tapi sampai detik ini belum surut,” jelasnya.

Malzum mengharapkan bantuan pompa dari BPBD Jateng bisa mengatasi masalah dan tidakmengganggu konsentrasi siswa mengerjakan UN.  (BJ13)

3 COMMENTS

  1. Komentar: selama ini kemana…. kok kepala bpbd baru tau. saya sebagai alumni man1 semarang turut prihatin ternyata musibah banjur yang terjadi puluhan tahun tidak ada pemerintah pusat dan bpbd yang mengetahui

  2. Semoga masalah banjir di MAN cepat di atasi. Jangan sampai alasan ketidaktahuan terjadi kembali di ranah pemerintahan. Jangan sampai sekolah berlabel Madrasah di anak tirikan oleh pemerintah setempat. Sekolah yang nyaman dan bersih tentunya juga akan membuat siswanya bisa belajar dengan baik pula.

  3. Syukurlah kalau sudah mendapat perhatian serius,semoga segalanya berjalan sesuai harapan.
    Sehingga MAN 1 Semarang tidak dipandang sebelah mata,baik dari masyarakat maupun dari pemerintah setempat,besar harapan kami dapat terwujud. amin

Comments are closed.