Home Lintas Jateng Komisi C Ingin Manajemen BPR/BKK Diaudit

Komisi C Ingin Manajemen BPR/BKK Diaudit

image

Semarang, 20/5 (Beritajateng.net)-Komisi C DPRD Jateng menginginkan diadakannya audit terhadap manajemen BPR/BKK di seluruh Jawa Tengah menyusul ditemukannya banyak kredit macet dan kredit fiktif di BPR/BKK Purworejo dan Karanganyar.

Anggota Komisi C Achmad Ridwan mengatakan, kinerja manajemen BPR/BKK di beberapa kabupaten/kota tidak memuaskan bahkan ditemukan banyak penyelewengan yang dilakukan oknum pimpinan maupun karyawan yang akhirnya merugikan bank yang sahamnya dimiliki Pemprov Jateng dan pemkab/pemkot di 35 kabupaten/kota di Jateng ini.“Menurut saya sudah sangat mendesak dilakukan audit baik itu kinerja maupun personalitynya. Ini sangat penting agar pendapatan perusda tersebut tidak memble seperti saat ini,” ungkapnya, Rabu (20/5).

Ridwan menjelaskan, dirinya tidak habis mengerti lembaga keuangan plat merah ini dikelola dengan tidak profesional dan sepertinya hanya menjalankan rutinitas kegiatan perbankan tanpa memperhatikan aspek profesionalitas dan akuntabilitas.“DI Purworejo kami menemukan kredit macet dan fiktif berjumlah sangat besar yakni 13 miliar rupiah. Belum lagi yang terjadi di Karanganyar yang merugikan uang rakyat sebanyak 6 miliar rupiah,” jelasnya.

Melihat kondisi seperti ini, tambah Ridwan, audit mutlak diperlukan untuk menghindari kondisi lebih buruk. Bahkan kalau diperlukan, dilakukan penggantian terhadap pimpinan maupun karyawan yang tidak bisa bekerja dengan profesional dan hanya mementingkan diri sendiri.

Senada dengan Ridwan, anggota Komisi C lainnya Kusdillah mengatakan, kinerja BPR /BKK saat ini jauh dari yang diharapkan. Selain banyak ditemukan kredit macet dan fiktif, serapan kredit dari BPR/BKK ini juga sangat sedikit, sementara beaya operasional yang dibutuhkan sangat besar.

“Saat ini pimpinan dan karyawan yang bermasalah sudah diproses secara hukum. Saya harapkan direksi yang menggantikan bisa memanage dengan baik dan kinerja BPR/BKK lebih baik lagi,” pungkasnya.(BJ013)