Home Lintas Jateng KNPI Kota Semarang Terbelah, kubu Fahd El Fouz A Rafiq Pertanyakan Legalitas

KNPI Kota Semarang Terbelah, kubu Fahd El Fouz A Rafiq Pertanyakan Legalitas

KNPI kubu Fahd El Fouz A Rafiq Pertanyakan Legalitas KNPI Kota Semarang komando Choirul.
SEMARANG, 2/6 (BeritaJateng.net) -Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Semarang dipastikan akan terbelah. Hal itu diketahui setelah ada dua organisasi kepemudaan ini yang melakukan deklarasi di Kota Semarang.
DPD KNPI Kota Semarang di bawah komando Choirul Awaludin melakukan pelantikan pengurus pada Kamis, (2/6) di Hotel Pandanaran, Kota Semarang. Sedangkan di pihak lain, DPD KNPI Kota Semarang kubu Fahd El Fouz A Rafiq juga berencana mengukuhkan pengurusnya di Kota Semarang.
Ketua KNPI Kota Semarang versi Fahd El Fouz A Rafiq, Adyatma Teguh Wibowo mengatakan, melihat dinamika kepemudaan dalam wadah KNPI secara nasional, dan mengingat ekspektasi kemajuan kepemudaan yang serius, saat ini dipandang seolah-olah terjadi dualisme kepemimpinan di tubuh KNPI baik pusat maupun daerah.
Padahal menurutnya, hasil kongres Papua sudah tidak lagi sah karena sudah diberhentikan dengan kongres luar biasa Jakarta. Sehingga DPP KNPI hasil KLB Jakarta merasa perlu bertanggung jawab meluruskan dan merapikan terhadap semua instrument organisasi dari pusat sampai daerah agar merujuk pada hirarki kepengurusan dari KNPI Pusat yang diketuai oleh Fadh Arafiq.
“Atas kondisi itu DPP mengcaretaker kepengurusan KNPI Kota Semarang dan memandatkan kepada kami, atas nama Adyatma Teguh Wibowo sebagai Plt Ketua dan Nasirullah Guntur Surendra sebagai Sekretaris DPD KNPI Kota Semarang,” katanya.
Dengan berlandaskan SK Menkumham RI No. AHU-0012488.AH.017 tahun 2016, kepengurusan KNPI pusat menunjuk caretaker KNPI Kota Semarang.
“Kami mengimbau kepada semua stakeholder khususnya pemerintah Kota Semarang beserta jajaran instansi yang lainya untuk tidak memberikan fasilitas dalam bentuk apapun dan anggaran kepada pihak-pihak yang mengatas namakan KNPI Kota Semarang selain yang sah sesuai dengan SK Menkumham. Setelah itu secepatnya kami akan melaksanakan musyawarah KNPI Kota Semarang yang fair dan jujur demi kepentingan pemuda Kota Semarang yang lebih baik ke depan,” katanya.
Sementara DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Semarang di bawah komando Choirul Awaludin melakukan pelantikan pengurus pada Kamis, (2/6) di Hotel Pandanaran, Kota Semarang.
Choirul Awaludin, yang terpilih dalam Gelaran Musyawarah Kota (Muskot) ke-XIII KNPI Kota Semarang bulan Maret lalu ini mengatakan, KNPI Kota Semarang tak berfikir tentang kubu-kubuan. Sejak awal, pihaknya tak ingin larut dalam isu perpecahan yang ada di pusat.
“Maka kami merangkul semua elemen kepemudaan untuk terlibat dalam kepengurusan. Jika memang ada gerakan, tak menjadi persoalan karena ini merupakan hasil Musyawarah Kota (Muskot) ke-XIII KNPI Kota Semarang bulan Maret lalu dan diikuti seluruh pemilik hak suara,” tegasnya.
KNPI Kota Semarang di bawah kepemimpinannya akan selalu mengawal kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk Kota Semarang lebih hebat. Sebagai pemuda generasi penerus bangsa, kata dia, harus mempunyai tanggung jawab memajukan kotanya sendiri.
“Pemuda sudah saatnya berperan aktif. Memberi masukan untuk kemajuan pembangunan. Yang lebih penting lagi bisa bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah kota,” kata Mantan ketua PMII Komisarit UIN Walisongo dan aktivis IPNU Kota Semarang ini. (Bj05)