Home News Update Kini Buat Paspor Cukup Tiga Hari

Kini Buat Paspor Cukup Tiga Hari

6927

Semarang,13/1 (BeritaJateng.net) – Pembuatan paspor kini berproses cepat dan hanya tiga hari paspor langsung jadi. Pasalnya Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Semarang tengah berbenah diri dengan membuka Kantor Unit Layanan Paspor (ULP) untuk menjawab kepuasan pelayanan publik dalam urusan dokumen perjalanan ke luar negeri.

Kantor baru yang telah dibuka sejak 30 Desember tahun lalu ini, ULP yang beralamat di Wisma HSBC lantai 7 Jl. Gajahmada Semarang akan memudahkan layanan paspor masyarakat Kota Semarang lebih efisien dan efektif.

Dan selama ini, semua kegiatan permohonan paspor bertumpuk di Kantor Wilayah Kanim I Semarang yang ada di Jalan Siliwangi Krapyak Semarang yang terkesan berjubel dan lama dalam pengurusan lantaran keterbatasan fasilitas.

Himron selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Semarang, memaparkan bahwa selama ini permohonan pembuatan paspor baik baru dan perpanjangan di Kanwil Kanim I sangat padat, setiap harinya melayani hampir 200-300 permohonan. Jadi berproses sangat lama dan tak efektif dengan antrian yang panjang dan lama.

“Kepadatan permohonan pembuatan paspor kini terurai, warga Semarang yang berdomisili di wilayah perkotaan bisa langsung mendatangi ULP di Wisma HSBC lantai 7,” paparnya.

Lanjutnya, pembukaan ULP dalam rangka mendekatkan diri kepada masyarakat agar terlayani dengan cepat, akuntabel, serta transparan kepada masyarakat. Bahkan dalam pelayananannya dijamin waktu maksimal 25 menit mulai dari proses pengambilan nomor antri di customer service, pengecekan berkas, foto paspor, sampai wawancara. Warga cukup membawa salinan KTP, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran beserta dokumen aslinya.

“Kita akan usahakan bisa sampai 15 menit saja dalam pengurusan, namun standar kita maksimal 25 menit sampai proses selesai,” tuturnya.

ULP baru ini mengupayakan standar proses sampai pengambilan hanya cukup tiga hari saja. Sebab hal ini sebagai upaya juga menghindari praktik percaloan paspor yang kadang malah lebih lama dalam proses pembuatannya.

Sementara itu, Kepala Unit ULP Kanim I Semarang Herlina Azis menambahkan jika pelayanan di hari pertama saat peresmian baru melayani sekitar 4 pemohon dan melonjak drastis pada Senin (4/1) sebanyak 50 permohonan pembuatan paspor.

“Kami baru seminggu buka namun antusias warga sangat tinggi, perharinya mencapai 50-75 permohonan, dan di hari ini sudah ada 53 permohonan,” terangnya.

Lanjutnya, Herlina mencatat sampai hari ini sudah mencapai sekitar 200 permohonan paspor baik baru maupun perpanjangan. “Di sekitar sini banyak perkantoran. Karyawan dan warga kadang meluangkan waktunya untuk membuat perpanjangan paspor tapi ada juga yang buat baru, lebih dekat tak harus ke kantor Jalan Siliwangi,” katanya.

Menurutnya, antrian permohonan ramai pada jam 10 pagi sampai pukul 1 siang. “Kalau sudah lewat jam 2 sudah habis, semua sudah terlayani. Kami melakukakan pelayanan sesuai standar yakni maksimal 25 menit,” jelasnya.

Terkait persyaratan, Herlina masih berpegang pada aturan yakni bagi pemohon yang walk in (datang langsung) membawa berkas KTP, KK, dan Akte Lahir beserta saliannya. Setelah selesai wawancara, pemohon akan diberikan resi pembayaran melalui bank dengan dibayarkan secara langsung.

Sedangkan bagi pemohon via online, langsung membayar di bank dan mengembalikan resi saat datang ke ULP dengan membawa berkas persyaratan saat pembuatan paspor. Beberapa kasus masih dijumapai seperti warga kadang kurang komplit melengkapi namun selama masih dalam kewajan pihaknya mentolelir.

“Kita tak mau membuat susah, kadang alamat domisili kurang sesuai dengan KTP dan KK lantaran perpindahan alamat rumah maka kita bisa bantu tanpa harus pemohon pulang, namun harus dilengkapi saat pengambilan paspor dengan data yang sesuai,” katanya.

Sampai saat ini, pihaknya mengklaim bisa melayani sampai 150-200 permohonan paspor jika sewaktu-waktu ada lonjakan lantaran secara fasilitas sangat memadai yakni empat ruang (both) wawancara dan foto, ruang tunggu yang nyaman, ruang laktasi, dan mushola.

“Adanya ULP juga telah mengurai kepadatan pemohon di Kanwil Kanim hingga 40 persen,” jelasnya.

Salah satu pemohon paspor, Sumartini warga Gayamsari Semarang Timur, mengaku senang dan apresiasi adanya ULP ini. Kini ia tak lagi menyerahkan urusan perpanjangan paspor melalui biro jasa lantaran cukup cepat dalam layanannya.

“Ini saya perpanjangan paspor, biasanya jika di kantor lama saya serahkan pada biro jasa pengurusan paspor karena lama proses pembuatannya, sekarang bisa urus sendiri,” ucapnya.

Sumartini juga mengakui jika fasilitas di ULP lebih representatif dengan tempat yang nyaman dan mudah dijangkau.

“Pelayanan cepat dan petugas ramah, tapi saran saja bagi pemohon paspor lebih baik datang sekitar pukul 12 siang saja, karena sudah sepi jadi tak harus antri,” tambahnya.(BJ)