Home News Update Ketua Golkar Semarang Kunjungi Pejuang Veteran

Ketua Golkar Semarang Kunjungi Pejuang Veteran

Ketua Golkar Semarang Silaturahmi ke Anggota LVRI

Semarang, 18/8 (BeritaJateng.net) – Ingin mendapatkan nasehat dari para senior yang telah memperjuangkan Indonesia, Ketua DPD Partai Golkar Kota Semarang, Petit Widiatmoko lakukan silaturahmi ke sejumlah anggota Legiun Veteran Repulik Indonesia (LVRI) Kota Semarang.

Selain itu, Partai Golkar juga berkeinginan sedikit berbagi kepada anggota veteran dan ia pun ingin menunjukkan bahwa partai politik bukanlah kotor seperti yang banyak disebut public.

“Saya ingin menghilangkan anggapan bahwa partai politik itu kotor,” ungkapnya.

Tak hanya salah satu pejuang veteran saja namun partai dengan lambang pohon beringin tersebut masih menyambangi lima tempat anggota LVRI Kota Semarang, diantaranya yakni Wagisan yang berdomisili di Karangayu Kota Semarang, Mochsin warga Mlatiharjo Semarang, Muhdori warga Citarum, Haris warga Ngesrep Kota Semarang, dan Nyaeqi warga Jalan Durian Semarang.

Lanjut Petit Widiatmoko, bahwa pihaknya mengaku lebih memilih LVRI karena mereka (LVRI) merupakan para pejuang yang melakukan sendiri dalam merebut kemerdekaan. Untuk itu dirinya pun ingin banyak belajar dari mereka.

Petit berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan kepada anggota veteran yang tinggal sedikit dan   mungkin belum sempat menikmati kemerdekaan yang sebenarnya.

“Memang saat ini banyak pahlawan-pahlawan yang membawa nama baik untuk bangsa, namun kita tidak boleh meninggalkan pahlawan yang sebenarnya (para pejuang),” ucapnya.

Sementara itu Ketua DPC LVRI Kota Semarang, Hary Wibowo mengucapkan banyak terima kasih kepada Partai Golkar yang mau memperhatikan LVRI.

“Saya senang dengan perhatian seperti ini, karena mereka menganggap saya sebagai orang tuanya,” ungkap Hary.

Pada kesempatan tersebut, Hary juga memberikan nasehat kepada Golkar, bahwa seorang pemimpin harus menjadi contoh atau tauladan bagi anak buahnya. Dirinya berharap nantinya Golkar bisa melahirkan pimpinan-pimpinan yang bisa menjadi panutan bagi rakyatnya.

Dikatakannya bahwa, seluruh anggota LVRI di Kota Semarang ada sekitar 500 orang, sedangkan untuk janda ada sebanyak 250 orang.

Lanjut Hary, perhatian pemerintah sekarang cukup bagus, misalnya ada anggota yang meninggal akan dimakamkan di  Taman Makam Pahlawan (TMP), mendapatkan 30 persen keringanan dalam bertransportasi, mendapatkan pelayanan BPJS, dan mendapatkan keringanan 70 persen dalam pembayaran PBB.(BJ06)

Advertisements