Home DPRD Kota Semarang Ketua DPRD Kota Semarang Raih Penghargaan Indonesian Paliament Award

Ketua DPRD Kota Semarang Raih Penghargaan Indonesian Paliament Award

Semarang, 26/4 (BeritaJateng.net) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang Supriyadi memperoleh penghargaan Indonesian Parliament Award 2015 dari Yayasan Citra Prestasi Anak Bangsa.

“Alhamdulillah, saya tidak menyangka mendapatkan penghargaan ini. Ada 45 tokoh yang terpilih dari seluruh daerah di Indonesia,” kata politikus PDI Perjuangan itu di Semarang, Senin.

Penghargaan Indonesian Parliament Award 2016 itu diserahkan oleh General Chairman Yayasan Citra Prestasi Anak Bangsa kepada 45 tokoh, termasuk Supriyadi di Hotel Lumire Jakarta, Sabtu (23/4) lalu.

“Ada 45 tokoh terpilih (mendapatkan penghargaan, red.), termasuk kepala sekolah, ketua Kadin (kamar dagang dan industri), dan sebagainya. Tentu saja, ini merupakan kebanggaan,” katanya.

Penerima penghargaan itu merupakan tokoh terpilih pelaku pembangunan di segala bidang, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta yang berkontribusi nyata dalam pembangunan di daerahnya.

Kriteria tokoh terpilih, di antaranya pimpinan, pengelola, atau tokoh yang menjabat di salah satu posisi penting, baik instansi pemerintah, swasta, perusahaan, organisasi lembaga kemasyarakatan.

Supriyadi mengatakan akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat yang dipercayakan kepadanya untuk mewujudkan Semarang yang lebih baik, apalagi dengan posisinya sebagai ketua lembaga legislatif.

“Tentunya, penghargaan ini membuat kami lebih terpacu untuk selalu berkontribusi dalam pembangunan Kota Semarang agar semakin maju. Termasuk pula, dalam peran menyerap aspirasi masyarakat,” katanya.

Ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan Pemerintah Kota Semarang, di antaranya menuntaskan banjir dan rob, kemiskinan, pendidikan, infrastruktur pinggiran, dan mengurangi pengangguran.

Sebagai legislatif, Supriyadi mengatakan DPRD Kota Semarang akan terus mengawal agar penanganan PR-PR itu bisa dilakukan secara maksimal dengan trifungsinya, yakni legislasi, penganggaran, dan kontrol.

“Kami akan terus melakukan kontrol terhadap peran pemerintah. Bukan sekadar melakukan kritik, tetapi bagaimana bisa sama-sama bersinergi membangun Kota Semarang yang lebih baik,” pungkasnya. (Bj)