Home Headline Ketua DPRD Jateng Dorong Pendirian BUMDes di Seluruh Desa

Ketua DPRD Jateng Dorong Pendirian BUMDes di Seluruh Desa

488

UNGARAN, 9/6 (Beritajateng.net) – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bisa menjadi sarana untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Melalui BUMDes ini potensi ekonomi desa bisa dikembangkan sehingga kesejahteraan masyarakat bisa lebih baik lagi di masa yang akan datang. Sayangnya hingga saat ini belum semua desa di Jawa Tengah memiliki BUMDes.

“Saat ini dari 8.000 lebih desa di Jateng baru sekitar 900 desa yang memiliki BUMDes, padahal peran BUMDes sangat bagus untuk pemberdayaan ekonomi desa,” ungkap Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Bambang Kusriyanto dalam Silaturahmi dengan Kepala Desa se Kecamatan Jambu di Banaran Coffee, Selasa (9/6).

Di beberapa desa di Kabupaten Semarang saat ini banyak bermunculan industri industri Kopi yang dimiliki masyarakat. Dari sisi kwalitas, kopi kopi ini tidak kalah dibanding kopi hasil produksi industri besar yang saat ini beredar di pasaran. Potensi ini bisa dikembangkan secara optimal melalui BUMDes.

“ Disamping masalah produksi dan kemasan, persoalan pemasaran juga bisa lebih optimal kalau ditangani BUMDes,” bebernya.

Ketua Hamong Projo Kecamatan Jambu Budi Waluyo mengatakan, dari 9 desa dan 1 kelurahan yang ada di Kecamatan Jambu semuanya sudah memiliki BUMDes namun demikian belum semua BUMDes berjalan dengan baik, sebagian besar masih “belajar” bagaimana pengelolaan BUMDes yang baik.

“Baru ada dua BUMDes yang sudah berjalan dengan baik yakni di Desa Gemawang dan Desa Jambu. Lainnya masih dalam proses pembelajaran,” urainya.

Budi menjelaskan, modal BUMDes bisa diambilkan dari Dana Desa yang dikenal dengan penyertaan modal BUMDes yang besarannya ditentukan dalam rapat desa. Sedangkan jenis usaha yang dikerjakan tergantung dari potensi dan kebutuhan yang ada di masing masing desa.

“Jenis usaha dari dua BUMDes di Kec Jambu yang sudah berjalan yakni usaha batik, kerajinan dan makanan ringan. Di tempat kami juga usaha kopi serta pengadaan sembako menjadi salah satu jenis usaha yang sudah dilakukan. Bahkan Pamsimas juga bagian dari layanan BUMDes kami,” papar Kades Rejosari ini.

Pada silaturahmi dengan para kepala desa se Kecamatan Jambu ini, Ketua DPRD Jateng yang akrab disapa Krebo ini juga melakukan pembagian 1.000 masker kain kepada para kepala desa. Krebo berpesan agar seluruh kepala desa menekankan kepada warganya agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari hari diantaranya pengenaan masker, melakukan pembatasan fisik dan pembatasan sosial serta rajin cuci tangan agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

(NK)