Home Nasional Ketika Wartawan “Acak-acak” Dapur Pizza Hut Indonesia

Ketika Wartawan “Acak-acak” Dapur Pizza Hut Indonesia

Muh.Haviz, Area Manager, bersama rekan-rekan media dalam acara kunjungan ke warehouse dan dapur Pizza Hut pada Selasa, 6 September 2016.

Jakarta, 6/9 (BeritaJateng.net) – Mulai hari ini, PT Sarimelati Kencana, pengelola merek Pizza Hut, Pizza Hut Delivery, dan The Kitchen by Pizza Hut di Indonesia, berinisiatif mengajak media untuk berkunjung ke gudang milik Kiat Ananda, tempat penyimpanan sejumlah bahan makanan beku yang disuplai ke seluruh outlet Pizza Hut Indonesia, Pizza Hut Delivery, dan The Kitchen by Pizza Hut di seluruh Indonesia.

Inisiatif ini merupakan bentuk komitmen PT Sarimelati Kencana untuk senantiasa bersikap transparan sekaligus sebagai bentuk pembuktian kepada publik mengenai proses penjaminan kualitas yang dimiliki perusahaan guna menghasilkan produk makanan yang berkualitas dan layak untuk dikonsumsi.

Terkait dugaan dan/atau tuduhan yang menyatakan Pizza Hut Indonesia pernah menggunakan produk kedaluwarsa, perusahaan dengan tegas menyatakan bahwa dugaan dan/atau tuduhan tersebut tidak akurat. Seluruh restoran yang berada di bawah PT Sarimelati Kencana hanya menggunakan bahan makanan yang berkualitas tinggi dan layak untuk dikonsumsi.

Pada kunjungan hari ini, PT Sarimelati Kencana mengakomodasi kurang lebih 80 jurnalis. Dari total tersebut, 18 jurnalis turut dibawa untuk berkunjung ke gudang yang berlokasi di Narogong, Kabupaten Bogor.

Sementara itu, sisa jurnalis ditemui langsung oleh Stephen James McCarthy, Presiden Direktur PT Sarimelati Kencana. Perusahaan sangat gembira sekaligus berterima kasih atas antusiasme yang ditunjukkan oleh para jurnalis dan media tersebut.

Namun, perusahaan juga meminta maaf karena tidak dapat mengakomodasi seluruh jurnalis untuk berkunjung ke gudang dikarenakan jarak yang cukup jauh serta kapasitas yang tidak mencukupi.

Dalam kunjungan ke gudang, media diajak untuk mengelilingi gudang penyimpanan makanan dan melihat secara langsung proses pembuatan produk Pizza Hut yang aman, halal, dan higienis, mulai dari penanganan bahan baku hingga disajikan kepada pelanggan.

Sementara untuk yang restoran, media dapat melihat tempat penyimpanan bahan makanan hingga dapur tempat membuat seluruh makanan. Media juga diperkenalkan pada sistem MRD (Make-Ready-Discard) yang diterapkan pada seluruh restoran dan outlet.

Sistem MRD adalah sebuah sistem pelabelan untuk setiap produk makanan yang dipergunakan seluruh restoran dan outlet Pizza Hut, Pizza Hut Delivery, dan The Kitchen by Pizza Hut. Setiap produk makanan ditempel label yang terbuat dari bahan acrylic, sehingga aman untuk produk makanan, yang mencantumkan tanggal produk makanan tersebut diterima outlet (Make), sebaiknya digunakan (Ready), dan tanggal produk tersebut harus sudah dibuang (Discard).

Selain kunjungan dari rekan-rekan media, sejak kemarin sampai dengan hari ini, sejumlah restoran Pizza Hut dan Pizza Hut Delivery juga menerima kunjungan secara terpisah dari Dinas Kesehatan di masing-masing daerah.

Secara keseluruhan, Dinas Kesehatan menyatakan semua prosedur memenuhi persyaratan hygiene, sanitasi rumah makan dan restaurant berdasarkan KMK No. 1098 tahun 2003. Hal ini menunjukkan bahwa Pizza Hut dan Pizza Hut Delivery telah memenuhi standar yang baik sebagai rumah makan dan restoran, sebagaimana ditentukan oleh ketentuan yang berlaku dari proses penerimaan produk dan bahan makanan, penyimpanannya sampai dengan penyajian makanan kepada pelanggan.

Kunjungan yang dilakukan oleh rekan-rekan media maupun Dinas Kesehatan ini mempertegas komitmen Pizza Hut Indonesia, Pizza Hut Delivery, dan the Kitchen by Pizza Hut untuk terus menyuguhkan produk makanan yang aman, halal, dan higienis kepada seluruh pelanggan. Semua produk yang digunakan oleh Pizza Hut Indonesia, Pizza Hut Delivery, dan the Kitchen by Pizza Hut selalu dalam keadaan yang baik dan tidak kedaluwarsa. (*)

Advertisements