Home Lintas Jateng Kerupuk Mudah Terbakar Belum Tentu Bercampur Plastik

Kerupuk Mudah Terbakar Belum Tentu Bercampur Plastik

image
Ilustrasi

Purworejo, 27/4 (Beritajateng.net)-Menanggapi pemberitaan di media massa mengenai kerupuk bercampur plastik yang ditemukan di kampung Plaosan Purworejo, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten  Purworejo memiliki penjelasan tersendiri.

Menurut Kepala Dinkes dr Kuswantoro MKes dalam suratnya kepada Bagian Humas, pihaknya telah memberikan penjelasan singkat terhadap pertanyaan wartawan melalui telepon. “Kasus serupa pernah terjadi berupa aduan pemilik P-IRT di Kutoarjo, atas menurunnya omzet penjualan akibat produk yang ditolak oleh warung makan,” ungkapnya.

Atas masalah tersebut dan setelah mempelajari berbagai referensi, dr Kuswantoro MKes menginformasikan bahwa kerupuk dan lanting kompisisi terbesarnya (75%) adalah tapioka (karbohidrat) yang akan menjadi abu (karbon) berwarna hitam ketika terbakar. Bahan kerupuk dan lanting tersebut secara alami mudah terbakar apalagi telah digoreng dengan minyak (mengandung minyak di dalamnya).

Ditambahkan bahwa warna mengkilat pada permukaan kerupuk bukan merupakan indikasi pasti telah bercampur plastik, tetapi karena kandungan tapiokanya. “Kesimpulannya, kerupuk yang mudah terbakar dengan sisa pembakaran berwarna hitam belum dapat disimpulkan bahwa pangan tersebut digoreng dengan minyak bercampur plastik. Kepastiannya hanya dapat dilakukan melalui uji laboratorium,” tandasnya.(purworejokab.go.id/BJ)