Home Lintas Jateng Kerap Ditertibkan, Puluhan Pengendara dan Juru Parkir Tetap Bandel

Kerap Ditertibkan, Puluhan Pengendara dan Juru Parkir Tetap Bandel

Razia parkir yang dilakukan Dishubkominfo, Satpol PP dan Kepolisian kota Semarang.

 

*Tim Gabungan Gelar Razia Parkir di Jalan Protokol Semarang

Semarang, 14/4 (BeritaJateng.net) – Tim gabungan dari unsur Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Semarang, kepolisian, dan polisi militer kembali menertibkan parkir di berbagai ruas jalan.

Seperti di kawasan Jalan Pandanaran Semarang, Kamis, sejumlah mobil dan motor juga terjaring operasi penertiban parkir, termasuk para juru parkir yang kedapatan melanggar aturan mengenai perparkiran.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Perparkiran Dishubkominfo Kota Semarang Danang Kurniawan menjelaskan operasi penertiban parkir itu merupakan agenda rutin dilakukan oleh tim gabungan.

“Kami bersama Sabhara dan Satlantas Polrestabes Semarang, kemudian Denpom rutin dan terpadu menggelar operasi penertiban parkir ini yang dilakukan di seluruh ruas jalan di Kota Semarang,” katanya.

Kali ini, kata dia, operasi penertiban menyasar ruas-ruas jalan utama, seperti Jalan Pandanaran, kawasan Simpang Lima, Jalan Ahmad Yani, hingga Jalan Imam Bonjol yang kerap dijadikan pangkalan taksi.

Danang mengatakan sasaran operasi penertiban itu adalah pemilik kendaraan yang memarkirkan kendaraan di titik larangan parkir, juru parkir liar, maupun juru parkir resmi yang melanggar aturan.

“Juru parkir yang sudah berizin (resmi, red.) pun kami tindak jika menyalahi aturan, seperti tidak memberikan karcis kepada pengguna parkir dan menggunakan titik-titik larangan parkir,” tegasnya.

Dari hasil penertiban parkir sekitar seminggu lalu, lanjut dia, parkir di sejumlah kawasan sudah mulai tertib, seperti di Jalan Pandanaran yang tidak lagi disesaki dengan kendaraan yang parkir sembarangan.

Pada operasi penertiban parkir itu, petugas juga terlihat menggembosi ban sejumlah kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil yang diparkir sembarangan, seperti di Jalan Pandanaran dan Jalan Ahmad Yani.

“Tujuan kami bukan untuk menggembosi ban, tetapi ini (penggembosan ban, red.) untuk memancing pemilik kendaraan untuk keluar. Kalau setelah dipanggil tidak mau dipanggi, ya, terpaksa digembosi,” katanya.

Sebelum menggembosi ban, petugas juga berkali-kali memberikan panggilan melalui pengeras suara bagi pemilik kendaraan agar menemui petugas untuk mendapatkan sanksi tilang dari Satlantas Polrestabes Semarang.

“Operasi penertiban parkir secara terpadu oleh tim gabungan dalam skala besar diagendakan sebulan lima kali. Namun, para petugas kami juga bergerak terus setiap hari menertibkan parkir,” pungkas Danang. (Bj05)